Banjir Rendam Kawasan Senggigi, Akses Jalan Lumpuh dan Pengendara Terjebak

oleh -217 Dilihat
Banjir Senggigi.
Banjir Senggigi.

KabarBaik.co, Lombok Barat – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan wisata Senggigi sejak Minggu (5/4) siang mengakibatkan sejumlah ruas jalan tergenang air dan mengganggu aktivitas masyarakat. Kondisi terparah terjadi di depan Sheraton Senggigi Beach Resort, di mana genangan air mencapai pinggang orang dewasa.

Akibatnya, arus lalu lintas di jalur utama Senggigi lumpuh total. Sejumlah pengendara terjebak dan tidak dapat melintasi kawasan tersebut karena tidak tersedianya jalur alternatif.

Pantauan di lapangan, pengguna jalan dari arah Lombok Utara menuju Mataram terpaksa memutar balik dan memilih melalui jalur Pusuk. Sementara itu, pengendara dari arah Mataram yang hendak menuju Lombok Utara juga harus berbalik arah dan menggunakan jalur yang sama.

Di tengah kondisi tersebut, warga sekitar berinisiatif membuka layanan tandu kendaraan, khususnya bagi pengendara sepeda motor yang terjebak banjir. Motor diangkat secara manual untuk melewati genangan air yang cukup dalam.

Layanan ini menjadi solusi darurat bagi wisatawan dan masyarakat yang melintas di kawasan Senggigi. Warga yang terlibat tidak menetapkan tarif tetap dan tergantung keikhlasan dari pengguna jasa.

Hujan mulai mengguyur kawasan Senggigi sekitar pukul 13.00 WITA. Intensitas curah hujan yang tinggi dalam waktu singkat menyebabkan genangan meluas di sejumlah titik, terutama di pusat keramaian yang berdekatan dengan kawasan hotel dan objek wisata. Saat ini kondisi kawasan Senggigi berangsur mulai pulih dan ketinggian air terus berkurang.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.