Banjir yang Rendam 2 Desa di Ploso Jombang Berangsur Surut

oleh -110 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 25 at 2.13.43 PM
Banjir dini hari yang rendam dua desa di Ploso, Jombang mulai surut (istimewa)

KabarBaik.co, Jombang — Banjir akibat luapan air usai hujan deras merendam dua desa di Ploso, Jombang, Rabu (25/3) dini hari. Hingga siang hari, genangan dilaporkan mulai berangsur surut.

Banjir terjadi sekitar pukul 03.00 WIB setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Jombang sejak Selasa (24/3) sore. Air meluap dari saluran drainase pertanian di Desa Pandanblole yang tidak mampu menampung debit air, lalu menggenangi permukiman warga.

Dua wilayah yang terdampak yakni Dusun Pagerongkal, Desa Pagertanjung, serta Desa Pandanblole. Air masuk ke halaman rumah warga dan merendam akses jalan desa.

Supervisor Pusdalops BPBD Jombang Stevy Maria mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari warga.

“Kami menerima laporan, kemudian tim langsung berangkat untuk melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan perangkat desa setempat,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ketinggian muka air bervariasi. Di dalam rumah warga, genangan berkisar antara 5 hingga 10 sentimeter. Sementara di jalan desa mencapai 5 hingga 50 sentimeter.

Banjir ini berdampak pada sekitar 50 rumah dengan total 60 kepala keluarga atau sekitar 240 jiwa.

“Untuk sementara data yang kami himpun, ada sekitar 50 rumah terdampak. Namun belum ada kebutuhan mendesak yang dilaporkan warga,” kata Stevy.

Ia menambahkan kondisi terkini menunjukkan air mulai surut dan terus dipantau oleh petugas.

BPBD Jombang bersama perangkat desa dan warga masih bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.