Bantuan Sosial BLT hingga DBHCHT Kota Madiun Dicairkan, 970 KPM Terima Bantuan

oleh -12 Dilihat
WhatsApp Image 2026 02 25 at 15.28.30 1772008873
Salah satu warga Kota Madiun yang mendapat bantuan sosial

KabarBaik.co, Kota Madiun – Bantuan sosial kembali dikucurkan Pemkot Madiun. Kali ini berupa Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Bantuan tersebut disalurkan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA ) Kota Madiun kepada 970 keluarga penerima manfaat (KPM).

“Alhamdulillah menerima bantuan dari pemkot. Insyaallah cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Winarni, warga Kelurahan Pandean, Taman, Rabu (25/2).

Winarni mengaku menerima BLT-DBHCHT sebesar Rp 200 ribu. Nominal itu merupakan bantuan untuk Januari. Dia menyebut bahwa pemkot akan kembali menyalurkan bantuan serupa untuk Februari-Maret senilai Rp 400 ribu.

“Bantuan untuk beli sembako dan persiapan Lebaran nanti,” ujarnya.

Senada dengan Winarni, Adelia merasa terbantu lantaran menerima bantuan dari Pemkot Madiun. Menurut dia, bantuan senilai Rp 200 ribu untuk Januari dan Rp 400 ribu untuk Februari-Maret itu akan digunakan untuk tambahan bayar sekolah.

“Katanya ada bantuan susulan Rp 400 ribu. Lumayan untuk biaya hidup dan sekolah anak,” kata Adelia.

Sumanto, Ketua Tim Penanganan Bencana dan Pengelolaan Taman Makam Pahlawan Dinsos-PPPA Kota Madiun mengatakan BLT-DBHCHT disalurkan kepada 970 KPM se-Kota Madiun. Khusus di Kecamatan Taman, sebanyak 434 KPM.

Menurut Sumanto, bantuan pada triwulan I atau Januari-Maret disalurkan secara dua tahap. Tahap pertama Rp 200 ribu untuk Januari dan tahap kedua Rp 400 ribu untuk Februari-Maret.

“Alhamdulillah tidak ada kendala dalam penyaluran. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat,” kata Sumanto. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.