Banyak Proyek Molor, Berikut Alasan Pemkab Bojonegoro Gandeng KPK Mulai Tahun Ini

oleh -222 Dilihat
WhatsApp Image 2026 01 10 at 12.44.39
Pembangunan trotoar di Jalan Jaksa Agung, Kelurahan Banjarjo, Bojonegoro. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co – Sebagian pekerjaan konstruksi di Kabupaten Bojonegoro yang bersumber dari anggaran tahun lalu hingga kini belum rampung. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan hukum, transparan, dan bebas dari penyimpangan.

Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Nurul Azizah, mengungkapkan bahwa sejumlah pekerjaan fisik masih dikebut penyelesaiannya pada awal Januari ini. Fokus utama pemerintah daerah adalah pembangunan trotoar dan saluran drainase di kawasan perkotaan. Mekanisme pembayaran kepada penyedia jasa diterapkan secara ketat, berbasis progres fisik nyata di lapangan per 31 Desember 2025.

“Pembayaran dilakukan berdasarkan kondisi fisik riil saat itu. Ini strategi tepat agar ke depan tidak muncul permasalahan hukum atau ‘tabungan masalah’,” tegas Nurul Azizah, Sabtu (10/1).

Hasil koordinasi bersama KPK menghasilkan kebijakan perpanjangan waktu pengerjaan selama 50 hari kalender bagi proyek fisik yang belum tuntas hingga akhir tahun anggaran. Namun, tenggat ini bukan tanpa konsekuensi.

“Apabila selama masa perpanjangan 50 hari pekerjaan tetap belum selesai, maka pembayaran akan ditunda. Anggarannya akan dipasang kembali pada Perubahan APBD (P-APBD) berikutnya,” jelasnya.

Nurul juga mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar menjadikan kondisi tersebut sebagai bahan evaluasi menyeluruh. Terutama terkait penyusunan jadwal pekerjaan (time schedule) agar lebih realistis, tepat waktu, dan efisien.

Terkait progres di lapangan, Wabup menyebut pengerjaan trotoar pada tujuh ruas jalan utama telah menunjukkan capaian di atas 80 persen. Ruas tersebut meliputi Jalan WR Supratman Barat, Jalan AKBP M. Soeroko, Jalan Sawunggaling, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan Pattimura, dan Jalan Panglima Polim.

Sementara itu, berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Bojonegoro, terdapat tujuh paket pembangunan trotoar dengan total anggaran sekitar Rp 50,8 miliar.

Paket pekerjaan itu mencakup ruas Jalan AKBP M. Soeroko (sisi barat dan timur), Jalan Sawunggaling, Jalan WR Supratman (sisi barat dan timur), Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan KH. Mansyur, Jalan Pattimura, dan Jalan Panglima Polim. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.