KabarBaik.co, Bojonegoro – Aksi pencurian baut di Jembatan Terusan Bojonegoro–Blora (TBB) memaksa Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (PUBM) Bojonegoro mengambil langkah cepat. Demi menjaga keamanan konstruksi, petugas melakukan pengelasan pada baut-baut jembatan agar tidak kembali dicuri oleh pihak tak bertanggung jawab.
Kepala Dinas PUBM Bojonegoro, Chusaivi Ivan, mengungkapkan bahwa dalam sepekan terakhir pihaknya menerima laporan terkait aktivitas perusakan jembatan. Pelaku diduga mengambil baut berbahan besi yang menjadi penguat struktur jembatan. “Dalam beberapa hari terakhir ada laporan pencurian baut. Jika dibiarkan, hal ini bisa mengancam kekuatan konstruksi jembatan,” ujarnya, Rabu (18/3).
Sebagai langkah antisipasi, dinas terpaksa mengelas baut yang masih terpasang agar tidak mudah dilepas. Tindakan ini dilakukan demi mencegah kerusakan lebih lanjut pada jembatan yang menjadi penghubung vital antara Kabupaten Bojonegoro dan Blora. “Terpaksa kami lakukan pengelasan pada setiap baut agar tidak bisa diambil lagi,” jelas Ivan.
Dari hasil pengecekan di lapangan, petugas menemukan puluhan baut telah hilang. Kondisi ini membuat dinas harus segera mengganti baut yang dicuri guna memastikan kekuatan struktur jembatan tetap sesuai standar.
Ivan berharap dengan langkah pengamanan ini kasus serupa tidak kembali terjadi. Ia juga mengingatkan bahwa jembatan TBB merupakan fasilitas publik yang dibangun untuk kepentingan masyarakat luas. “Kami berharap masyarakat ikut menjaga. Jika melihat ada aktivitas mencurigakan atau pencurian baut, segera laporkan ke pihak kecamatan atau kepolisian,” pungkasnya. (*)






