KabarBaik.co, Blitar – Bazar Ramadan 2026 di Kota Blitar dipastikan kembali digelar selama satu bulan penuh. Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menyiapkan kegiatan tersebut sebagai wadah bagi pelaku UMKM sekaligus destinasi masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar Parminto, menyampaikan bahwa hingga kini lokasi pelaksanaan masih dalam tahap pembahasan. Dua lokasi yang tengah dikaji adalah Jalan Kenanga dan halaman Pasar Legi Kota Blitar.
“Saat ini kami masih berkoordinasi dengan wali kota terkait penentuan lokasi yang paling tepat,” katanya, Minggu (8/2).
Menurut Parminto, masing-masing lokasi memiliki konsekuensi berbeda terhadap jumlah peserta. Jalan Kenanga dinilai lebih terbatas karena telah digunakan oleh pedagang kaki lima, sehingga jumlah UMKM yang dapat difasilitasi diperkirakan hanya sekitar 150 lapak.
Sementara itu, halaman Pasar Legi dinilai lebih representatif karena memiliki area yang lebih luas. Jika lokasi tersebut dipilih, jumlah UMKM yang dilibatkan dapat meningkat hingga lebih dari 200 pelaku usaha.
“Dari sisi kapasitas, Pasar Legi memang memungkinkan menampung UMKM lebih banyak,” jelas Parminto.
Terkait konsep acara, Parminto menegaskan tidak ada perubahan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Bazar Ramadan tetap akan dilengkapi dengan hiburan musik untuk menemani pengunjung menjelang waktu berbuka puasa.
“Live musik menjelang adzan Maghrib tetap kami hadirkan,” pungkasnya.(*)






