KabarBaik.co, Gresik – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memanfaatkan berbagai kemudahan akses pendidikan yang telah disediakan pemerintah, baik pusat maupun daerah. Ajakan itu disampaikannya saat peletakan batu pertama pembangunan gedung baru MI Nihayatul Ulum Pangkatrejo, Kecamatan Maduran, Kamis (5/2).
Menurut Yuhronur, pemerintah terus mendorong pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai program, mulai dari pemberian beasiswa hingga pendirian Sekolah Rakyat berasrama gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Alhamdulillah sampai tahun 2025 sudah ada 7.598 beasiswa Perintis yang tersalurkan. Ini menunjukkan bahwa kita semua terus berupaya pendidikan di Lamongan ini bisa dinikmati oleh siapa saja, seluruh lapisan masyarakat mempunyai kesempatan yang sama. Insyaallah ini juga kita persiapkan untuk sekolah rakyat, dari SD, SMP, SMA, sekarang masih setingkat SMA yang ada di Brondong, sudah ada 75 siswa, diasramakan dan diberi akomodasi, gratis dan semuanya,” ungkap Bupati yang akrab disapa Pak Yes.
Ia menegaskan, ke depan pembangunan Sekolah Rakyat di Lamongan akan terus diperluas sebagai bagian dari upaya menghadirkan pendidikan berkualitas yang merata hingga ke pelosok daerah.
“Semoga segera selesai (pembangunan Sekolah Rakyat). Pak Presiden juga ingin membuat sekolah unggulan di kabupaten-kabupaten setingkat SMA yang dinamakan sekolah SMA unggulan. Mari kesempatan yang diberikan pemerintah ini dimanfaatkan, dan bisa diakses seluruh masyarakat supaya anak-anak kita, generasi-generasi kita mendapatkan kesempatan pendidikan yang baik,” imbuhnya.
Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan yang diinisiasi Pemerintah Republik Indonesia dengan konsep sekolah berasrama gratis. Program ini ditujukan untuk memutus mata rantai kemiskinan dengan membuka akses pendidikan yang setara dan berkeadilan bagi anak-anak dari keluarga sangat miskin.
Di Kabupaten Lamongan, sementara waktu Sekolah Rakyat ditempatkan di Gedung SMK Negeri Maritim Brondong. Proses seleksi peserta didik dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Lamongan bekerja sama dengan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).(*)







