Beberapa Jenis Kopi yang Harus Kalian Ketahui

oleh -1630 Dilihat
KOPI
Foto Pinterest

KabarBaik.co- Sekarang ini kopi menjadi minuman kekinian yang banyak dijual di kafe, resto, hingga outlet makanan. Kopi menjadi minuman yang digemari dari segala usia. Minum kopi menjadi sarana interaksi anak muda ketika nongkrong di kafe. Selain itu kopi juga biasa diminum ketika mengerjakan tugas atau saat bekerja.

Jenis kopi ternyata cukup beragam dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Nah, tidak semua pencinta kopi mengetahui setiap kopi yang kerap digunakan di kedai kopi, restoran, dan cafe.

Sebenarnya, mengenakljenis kopi bisa membantu kita menyesuaikan rasa yang diinginkan. Misalnya, kamu bisa menggabungkan 30% Arabica dan 70% Robusta untuk menghasilkan kopi pahit dengan sedikit rasa asam.

  1. Kopi Tubruk

Kopi tubruk merupakan kopi berwarna hitam, kental, dan rasanya pahit. Kopi ini biasanya disajikan selagi hangat bersama cemilan. Di Indonesia, kopi tubruk berasal dari kopi bubuk yang sudah dihaluskan. Ketika diminum, di bagian bawah akan menyisakan bubuk kopi yang mengendap di bawah cangkir. Untuk menyeruput secangkir kopi tubruk, Anda bisa menambahkannya dengan sedikit gula atau tidak sama sekali, tergantung selera.

2. Kopi Latte

Kopi latte atau caffe latte termasuk minuman kopi populer di Indonesia. Kopi dari Italia tersebut memiliki penyajian yang cukup unik, di mana pada bagian bawah terdapat kopi, sementara atasnya terdapat krim susu. Kopi latte diperkenalkan pertama kali pada 1867. Menurut sejarah, kopi gaya Eropa ini menggabungkan susu dan kopi untuk membuat rasa semakin enak. Barista kopi biasanya membentuk gambar menarik untuk memperindah tampilan kopi. Adapun perbandingan komposisi secangkir kopi latte cenderung bervariasi, umumnya 1:3 antara kopi dengan susu.

3.Kopi Arabika

Kopi arabika termasuk jenis kopi yang banyak dibudidaya di Indonesia. Mengutip dari buku Kopi Indonesia, awalnya kopi arabika berasal dari dataran tinggi Ethiopia, Afrika. Selanjutnya, kopi jenis ini dikembangkan oleh bangsa Arab di Yaman. Bangsa Eropa membawa kopi Arabika ke Jawa dan Brasil pada abad ke-17, untuk dikembangkan. Kopi Arabika memiliki biji picak, daun berombak, dan warnanya hijau tua. Kopi ini tumbuh subur di pegunungan dengan ketinggian antara 1.000 hingga 2.100 meter di atas permukaan laut.

4. Kopi Cold Brew

Kopi cold brew termasuk minuman kopi berwarna hitam yang bisa disajikan dingin atau panas. Sebelum membuat minuman, kopi dan air biasanya direndam terlebih dahulu selama 8-12 jam. Proses perendaman ini akan menghasilkan cita rasa unik, manis, dan tingkat keasaman yang berbeda

5. Kopi Luwak

Kopi luwak dari Indonesia termasuk kopi termahal di dunia. Proses hadirnya biji kopi luwak berasal dari, hewan musang (luwak) yang memakan biji kopi. Setelah dimakan, luwak biasanya mengeluarkan biji kopi bersama kotoran. Biji kopi tersebut kemudian dicuci, dibersihkan, digiling, lalu dipanggang. Proses pembuatan kopi luwak ini membutuhkan waktu cukup panjang. Alasan biji kopi dimakan luwak, karena di saluran pencernaan kopi kehilangan astringen. Astringent ini membuat kopi lebih lembut, halus, dan tidak terlalu pahit.

6. Kopi Liberika atau Exelsa

Kopi Liberika atau Exelsa Jenis kopi yang dibudidayakan di Indonesia adalah kopi liberika. Kopi ini berasal dari Afrika dan mulai masuk ke Indonesia pada 1965. Biji kopi liberika berbentuk seperti biji buah kurma, agak lonjong dan berukuran lebih besar.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Prabangasta Restu Rendra
Editor: Lilis Dewi


No More Posts Available.

No more pages to load.