KabarBaik.co – Suasana malam di Paradise Night Club di Jalan Embong Malang, Surabaya, berubah mencekam pada Kamis (22/1) dini hari. Bentrokan antarkelompok pengunjung pecah hingga mengakibatkan empat orang dilarikan ke rumah sakit akibat luka serius.
Menurut keterangan sejumlah saksi di lokasi, keributan tersebut dipicu oleh hal sepele, yakni aksi saling senggol antarpengunjung yang sedang berjoget di dalam klub malam tersebut. Perselisihan yang awalnya hanya adu mulut itu dengan cepat memanas menjadi perkelahian fisik.
Pihak keamanan internal Paradise Night Club dikabarkan gagal meredam situasi di dalam ruangan. Akibatnya, bentrokan meluas secara brutal hingga ke jalan raya dan merembet ke gang-gang permukiman warga di sekitar gedung Go Skate.
“Rame mas. Sampai kejar-kejaran di jalan raya dan di gang-gang kampung situ juga. Keamanannya (Paradise Club) tidak bisa meredam, ya tawuran akhirnya sampai keluar ke jalan raya dan masuk ke gang-gang perkampungan,” ujar salah seorang warga sekitar yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, para korban mengalami luka akibat hantaman benda keras, seperti kursi dan botol minuman. Dari empat korban yang jatuh, tiga di antaranya dilaporkan harus menjalani perawatan intensif di dua lokasi berbeda, yakni sebuah rumah sakit di Jalan Diponegoro dan satu rumah sakit di kawasan Tanjung Perak.
Aksi anarkis ini baru mereda setelah aparat kepolisian dari Polsek Tegalsari tiba di lokasi kejadian untuk membubarkan massa dan mengamankan area.
Kejadian ini memicu keresahan mendalam bagi warga di sekitar kawasan Embong Malang. Warga merasa terganggu dengan masuknya pengunjung yang sedang mabuk dan terlibat tawuran ke area perkampungan mereka. Manajemen Paradise Night Club pun menuai kritik tajam karena dianggap tidak mampu menjamin keamanan lingkungan serta keselamatan konsumennya.
Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Tegalsari AKP Pandu Bimantara belum memberikan keterangan secara resmi terkait kronologi lengkap maupun identitas para pelaku yang terlibat dalam keributan tersebut. (*)









