Berdayakan Kaum Ibu, Wabup Mojokerto Dukung Pelatihan Batik Canting

oleh -193 Dilihat
Ibu-ibu serius mengikuti pelatihan batik canting di Pendopo Kantor Kecamatan Mojosari, Rabu (25/6). (Foto: Teguh)

KabarBaik.co – Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto M. Rizal Octavian, mendukung kegiatan pelatihan batik canting sebagai salah satu upaya untuk memberdayakan kaum ibu. Dukungan tersebut disampaikan Mas Wabup, sapaan akrab M. Rizal, saat menjadi salah satu narasumber pada pelatihan yang digelar di Pendopo Kantor Kecamatan Mojosari, Rabu (25/6).

Mas Wabup menuturkan, dengan adanya pelatihan yang ditujukan untuk para ibu dan tim penggerak (TP) PKK Kelurahan Sarirejo itu, diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi para peserta dan juga masyarakat. Ia menilai bahwa batik memiliki potensi yang cukup besar, baik dari segi budaya dan kearifan lokal, hingga dari segi finansial.

“Besar harapan kami dengan kegiatan (pelatihan) ini dapat menambah keahlian dan menjadi sumber pendapatan alternatif bagi para peserta pada khususnya dan masyarakat Kelurahan Sarirejo pada umumnya,” ucapnya.

Mas Wabup mengatakan, batik tulis atau batik canting seperti yang diketahui cenderung memiliki nilai jual yang lebih mahal. Sebab, dalam proses pembuatannya dibuat dengan menggunakan canting untuk menggambar motif pada kain. Proses ini membutuhkan keahlian, ketelitian, dan kesabaran tinggi dari pembatik.

“Pelatihan ini terdapat poin yang istimewa yaitu penggunaan canting sebagai alat membatik, hal ini dapat menjadi nilai tambah ekonomis pada batik yang dihasilkan karena proses pembuatannya yang membutuhkan waktu dan ketekunan yang lebih daripada batik cap,” imbuhnya.

Di akhir sesinya, Mas Wabup juga mengingatkan bahwa sejatinya batik merupakan salah satu bentuk warisan dan budaya yang sudah diakui oleh dunia. Karena itu, dia mengajak pada seluruh masyarakat untuk saling bersinergi demi kelestarian budaya dan tradisi, termasuk budaya batik itu sendiri.

“Pada tahun 2009, UNESCO menetapkan Batik Indonesia sebagai warisan kemanusiaan untuk lisan dan nonbendawi, pengakuan ini mengukuhkan batik sebagai warisan budaya, oleh karena itu perlunya sinergi dan kerjasama antar stakeholder dalam pelestarian budaya, salah satunya adalah batik,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.