KabarBaik.co – Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga akhir Desember 2025 telah mencapai 19.069 unit dan masih berpotensi bertambah. Program Makanan Bergizi Gratis akan kembali digelar serentak di seluruh Indonesia mulai 8 Januari 2026.
Kepala BGN Dadan Hindayana dalam kunjunganya di SPPG di Kota Blitar mengatakan, hingga tutup tahun 2025 jumlah SPPG diperkirakan mencapai lebih dari 19.100 unit. Seluruh unit tersebut saat ini melayani sekitar 55 juta penerima manfaat.
“Jumlah SPPG sampai tadi malam 19.069 dan kemungkinan masih bertambah. Targetnya kita tutup tahun ini di angka 19.100-an,” ujar Dadan, Rabu (31/12).
Menurutnya, program makanan bergizi pada 2026 akan dilaksanakan serentak dengan menu khas masing-masing daerah. Meski demikian, standar kualitas dan keamanan pangan tetap menjadi perhatian utama.
Evaluasi pelaksanaan tahun pertama menunjukkan tren perbaikan. Dadan menyebut jumlah kejadian yang menjadi catatan evaluasi terus menurun sejak September 2025. “September ada 67 kejadian, Oktober naik menjadi 85, kemudian turun menjadi 40 di November, dan Desember tersisa 11 kejadian,” jelasnya.
BGN menargetkan seluruh kejadian tersebut dapat dihilangkan pada 2026. Selain itu, cakupan penerima manfaat ditargetkan mencapai 100 persen pada akhir April 2026, sehingga pada Mei seluruh sasaran program sudah menerima manfaat. “Kami menargetkan kualitas pelaksanaan semakin baik, sehingga makanan yang diberikan tidak hanya bergizi, tetapi juga aman dikonsumsi,” pungkasnya. (*)







