BNN Pasuruan Targetkan 50 Desa Bersinar Atasi Penggunaan Narkotika

oleh -79 Dilihat
Kepala BNN Kabupaten Pasuruan, Masduki. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co, Pasuruan – Upaya membersihkan desa/kelurahan dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika terus digalakkan BNN Kabupaten Pasuruan. Pada tahun ini lembaga tersebut menargetkan 50 Desa Bersinar (Desa Bersih Narkoba).

Naiknya target Desa Bersinar dari sebelumnya hanya 12 desa berkat kerjasama yang dilakukan BNN dengan Dinas Kesehatan dalam memberikan konselor (agen pemulihan). Pernyataan ini disampaikan Kepala BNN Kabupaten Pasuruan, Masduki.

Menurut Masduki, peran Desa Bersinar cukup membantu permasalahan di tingkat bawah dalam menangani kasus narkoba. “Peran Desa Bersinar sangat penting, pecandu narkoba bisa melakukan rehabilitasi di tingkat desa, tetap ada pendamping dari konselor dan BNN,” kata Masduki di sela-sela kerjanya, Rabu (25/2).

Selain itu, lanjut Masduki, Desa Bersinar nantinya bisa menekan biaya rehabilitasi di yayasan-yayasan rehabilitasi yang selama ini dikenal cukup tinggi. “Semoga tercapai adanya target Desa Bersinar di Kabupaten Pasuruan, para pecandu dan keluarga nantinya bisa terbantu dalam penanganan narkoba,” jelasnya.

Tekad kuat dan ambisi untuk membuat Desa Bersinar oleh Masduki bukan tanpa alasan. Sebab, dirinya merupakan putra daerah yang menginginkan pecandu narkoba semakin berkurang. “Awalnya tak kira sedikit, ternyata cukup banyak setelah menjabat di BNN Kabupaten Pasuruan,” jelasnya.

Dengan jumlah desa/kelurahan di Kabupaten Pasuruan yang mencapai 365, diharapkan 50 persennya aktif bertugas memberantas narkoba. “Sebagai bentuk kerjasama pegawai dan mitra di tingkat desa, kita berharap nantinya bisa membentuk 50 Desa Bersinar sehingga warga Pasuruan bisa bebas narkoba,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ziaul Haq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.