KabarBaik.co, Jember – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember terus masif memperkuat mitigasi bencana melalui program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).
Kali ini, giliran puluhan siswa dan pengajar di TK Puspa Melati, Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, yang mendapatkan edukasi serta simulasi penanggulangan bencana gempa bumi pada Kamis (5/2).
Kegiatan ini merupakan respons cepat BPBD Jember atas permohonan pihak sekolah untuk membekali warga sekolah dengan pengetahuan mitigasi yang tepat. Mengingat anak-anak usia dini merupakan kelompok rentan, edukasi cara menyelamatkan diri menjadi prioritas utama.
Simulasi yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB ini tidak hanya melibatkan internal sekolah, tetapi juga berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait guna memastikan prosedur evakuasi berjalan sesuai standar.
Sekitar 80 peserta yang terdiri dari siswa-siswi, dewan guru, hingga komite sekolah antusias mengikuti setiap tahapan.
“Kami memberikan pemahaman bagaimana cara melindungi kepala, mencari tempat berlindung yang aman di bawah meja, hingga titik kumpul evakuasi saat terjadi guncangan gempa,” kata Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo.
Melalui program SPAB ini, lanjut Edy, diharapkan setiap satuan pendidikan di Kabupaten Jember memiliki ketangguhan dalam menghadapi situasi darurat.
“Sinergisitas antara sekolah, pemerintah, dan aparat keamanan menjadi kunci keberhasilan mitigasi bencana di tingkat lokal,” ujarnya.
Dengan adanya simulasi ini, TK Puspa Melati kini menjadi salah satu sekolah yang lebih siap dan waspada terhadap potensi ancaman bencana gempa bumi di wilayah Jember. (*)






