BPS Catat Mayoritas Usia Pekerja di Kota Blitar 25–54 Tahun

oleh -69 Dilihat
WhatsApp Image 2026 01 21 at 2.40.29 PM
Kantor BPS Kota Blitar(Calvin BT)

KabarBaik.co– Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Blitar mencatat mayoritas penduduk usia kerja yang bekerja berada pada kelompok usia produktif 25 hingga 54 tahun. Data tersebut tercantum dalam hasil Survei Ketenagakerjaan Nasional (Sakernas) Agustus 2024 yang dirilis BPS.

Berdasarkan data tersebut, kelompok usia 25–54 tahun mendominasi hampir seluruh lapangan pekerjaan utama. Di sektor pertanian, kelompok usia ini mencapai 66,92 persen. Pada sektor manufaktur tercatat sebesar 67,42 persen. Sementara di sektor jasa mencapai 65,21 persen.

Secara keseluruhan, kelompok usia produktif ini mencakup 65,84 persen dari total penduduk usia kerja yang bekerja di Kota Blitar.

Kepala BPS Kota Blitar Hanung Pramusito mengatakan data tersebut merupakan hasil pendataan rutin melalui Survei Ketenagakerjaan Nasional yang dilakukan oleh BPS.

“Di BPS ada Survei Ketenagakerjaan Nasional. Kami mengelompokkan penduduk yang bekerja berdasarkan beberapa kriteria umur,” ujar Hanung, Rabu (21/1)

Sementara itu, kelompok usia muda 15–24 tahun memiliki proporsi yang lebih kecil. Di sektor pertanian tercatat sebesar 5,92 persen, sektor manufaktur 13,29 persen, dan sektor jasa 13,69 persen. Adapun kelompok usia 55 tahun ke atas masih cukup signifikan, terutama di sektor pertanian dengan porsi mencapai 27,16 persen.

Ia menjelaskan batas usia paling muda yang masuk dalam pendataan ketenagakerjaan adalah 15 tahun. Ketentuan tersebut menyesuaikan dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berlaku.

“Usia paling muda yang kami catat adalah 15 tahun, itu sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.