KabarBaik.co, Gresik – Seorang sopir truk tewas setelah tersambar Kereta Api (KA) Harina relasi Surabaya-Bandung di Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Sabtu (8/8) malam.
Korban diketahui bernama Heri Santoso, 45, warga Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban. Saat kejadian, Heri tengah dalam perjalanan mengantarkan muatan semen dari Jember menuju Cepu, Jawa Tengah.
Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 18.30 WIB di petak rel kereta api Duduksampeyan KM 198+1/12.
Sebelum kejadian, korban diketahui beristirahat di sebuah warung yang berada di sekitar rel. Karena warung tersebut tidak memiliki kamar mandi, korban kemudian beranjak untuk buang air kecil.
“Menurut keterangan saksi penjaga warung, korban sempat beranjak dari warung untuk buang air kecil di belakang warung karena tidak ada kamar mandi,” kata Arya dalam laporan kejadian.
Namun, lokasi korban buang air kecil ternyata berada tepat di area rel kereta api.
Saat korban berada di atas rel, KA Harina yang melaju dari arah timur menuju barat datang dari arah belakang korban. Kereta kemudian menabrak korban hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.
Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan visum.
Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, salah satunya botol air mineral yang dibawa korban dan diduga digunakan untuk menyiram setelah buang air kecil.(*)








