Bukan OD, Ini Penyebab Selebgram Lula Lahfah Meninggal: Surat Kematian Resmi Ungkap Fakta

oleh -3343 Dilihat
LULA LAHFAH
Lula Lahfah semasa hidup (Foto IG)

KabarBaik.coKematian selebgram Lula Lahfah pada Jumat (23/1) malam, sempat memicu spekulasi liar di media sosial. Terutama di media sosial X (dulu Twitter). Di tengah pencarian viral seperti “Lula Lahfah OD” dan “Lula Lahfah overdosis”, sebuah dokumen medis resmi akhirnya mengungkap fakta yang berbeda dari rumor publik.

Surat Keterangan Kematian No: 023/I/2026/SKK/MMC dari Mardhiyah Medical Clinic yang ditandatangani dr Rizki Nirwandhi Putra menyebutkan penyebab kematian Lula adalah henti jantung (henti jantung henti nafas). Dokumen tersebut mencatat Lula meninggal pada Jumat, pukul 19.20 WIB, sekaligus menepis kabar yang mengaitkan kematiannya dengan penyalahgunaan obat.

Sebelumnya, Lula sempat dirawat di rumah sakit saat tahun baru lalu karena gangguan kesehatan, yang menunjukkan adanya riwayat medis sebelum kejadian ini. Kabar duka ini kali pertama mencuat setelah sahabatnya, Hassan Alaydrus, mengunggah layar hitam di media sosial, diikuti pembatalan manggung grup Weird Genius, yang dipimpin kekasih Lula, Reza Arap.

Sementara itu, sebelumnya Polda Metro Jaya juga memastikan bahwa seorang influencer berinisial LL ditemukan meninggal di Apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Kepada awak media, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan jenazah ditemukan oleh petugas keamanan sekitar pukul 18.44 WIB dan langsung dibawa ke RS Fatmawati. Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mendalami kronologi kejadian.

Diketahui, Lula Lahfah, 26, selama ini dikenal sebagai selebgram, penyanyi, dan aktris. Dia lahir di Jakarta dan merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Dengan adanya surat keterangan kematian resmi itu, publik akhirnya mendapatkan penjelasan jelas tentang penyebab kematiannya, sekaligus menjadi penutup atas berbagai rumor yang sempat menyebar luas. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.