KabarBaik.co – Akhir-akhir ini kasus bullying di Kabupaten Pasuruan sering terjadi terhadap pelajar. Kali ini menimpa AK, 15 tahun seorang pelajar SMP Negeri 2 Purwodadi yang terjadi pada Jumat (9/8) pagi di dalam ruang kelas.
Korban anak AK yang dianiaya oleh 12 teman hingga mengalami luka-luka pada bagian kepala dan wajah, akibat dari pukulan benda tumpul dan harus dilarikan ke puskesmas terdekat.
Dari keterangan yang diperoleh Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Pasuruan bawah korban dikeroyok oleh teman-temannya dengan dipukul dengan kayu, besi hingga diinjak.
“Keterangan dari para anak pelaku mengakui telah melakukan pengeroyokan, hingga mengalami luka-luka pada bagian wajah dan kepala,” kata Daniel Ketua LPA, Selasa (13/8) usai pertemuan di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan.
Perbuatan anak pelaku ini sangat disesalkan oleh Daniel telah melakukan penganiayaan terhadap teman sekolah, bahkan saat terjadi para guru tidak mengetahui.
Selanjutnya perkara ini diserahkan kepada pihak berwajib yaitu kepolisian untuk menangani atas kelalaian pihak sekolah.
Dari keterangan yang disampaikan oleh pihak Kepala Sekolah Evi Mahfia, kejadian tersebut tidak diketahui guru dan terjadi di ruang kelas, dan anak korban AK langsung dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.
“Semua guru tidak tahu saat kejadian baru diketahui oleh pekerja proyek, saat kejadian didalam keelas 8-A,” ucap Evi
Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan yang memfasilitasi penyelesaian perkara tersebut, diharapkan perkara ini selesai secara kekeluargaan tanpa adanya proses hukum yang berlaku, Kepala Dinas Pendidikan melalui Sekretaris Muhammad Safi’i.
“Dari hasil pertemuan ini kita harapkan bisa selesai dan menemui titik damai tanpa proses hukum,” ujar Safi’i. (*)






