Bulog Siap Kirim 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Konsumsi Jemaah Haji 2026

oleh -131 Dilihat
Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Jakarta – Perum Bulog memastikan kesiapan pengiriman perdana sebanyak 2.280 ton beras premium untuk memenuhi kebutuhan Jamaah Haji Indonesia Tahun 2026.

Kepastian tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Senin (23/2). Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mendukung layanan konsumsi jamaah di Tanah Suci, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen beras yang kian kompetitif di pasar global.

Rakortas dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Dalam konferensi pers, ia menyampaikan pengiriman tahap awal segera direalisasikan.

“Untuk perdana ini sekitar 2.280 ton ya. Nanti lanjut akan dilanjutkan ke negara lain, tapi ini perdana ke Arab Saudi 2.280 ton,” ujar Zulhas.

Menurut pemerintah, pengiriman ini menjadi simbol keberhasilan swasembada beras nasional sekaligus bukti kesiapan stok dalam negeri yang dinilai kuat dan terkendali.

Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan seluruh aspek teknis dan logistik telah dipersiapkan secara matang agar pengiriman berjalan tepat waktu dan sesuai standar mutu ekspor.

“Pengiriman tahap pertama sebanyak 2.280 ton ini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi petugas haji yang tiba lebih awal. Kami memastikan kualitas produk, ketepatan waktu distribusi, serta keamanan pengiriman melalui jalur laut dengan estimasi waktu tempuh sekitar 30 hingga maksimal 45 hari,” ujarnya.

Pengiriman direncanakan berlangsung dalam dua tahap dengan dukungan dua kapal untuk menjaga kelancaran distribusi. Bulog memastikan ekspor ini tidak akan mengganggu pasokan beras dalam negeri.

Stok nasional disebut dalam kondisi aman, sehingga kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

“Beras yang dikirim merupakan hasil pengadaan gabah segar hasil panen petani Indonesia dan diproses melalui Rice Milling Unit (RMU) modern berstandar tinggi. Produk tersebut memiliki kadar air terjaga, tingkat pecahan rendah, telah melalui uji laboratorium, memenuhi standar ekspor internasional, serta mengantongi sertifikasi halal,” tambah Ahmad Rizal Ramdhani.

Sebelumnya, Bulog juga melakukan promosi dan business matching yang difasilitasi Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah. Langkah ini dilakukan untuk memperluas akses pasar pangan Indonesia di kawasan Timur Tengah.

Respons positif dari para importir serta penyedia katering haji dan umrah dinilai semakin memperkuat optimisme bahwa beras Indonesia mampu bersaing dan diterima di pasar global.

Melalui pengiriman perdana ini, Bulog menegaskan komitmennya menjalankan penugasan pemerintah secara profesional dan akuntabel, sekaligus memperkuat diplomasi pangan Indonesia di tingkat internasional.(*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.