KabarBaik.co, Medan – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) mendapat tambahan pasokan sebanyak 450 ton gula guna memperkuat stok bahan pokok selama Ramadhan hingga Lebaran 2026.
“Pemasokan gula tersebut dilakukan untuk memperkuat stok kebutuhan bahan pangan di Sumut,” ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto di Medan, Selasa.
Ia mengatakan pengiriman gula tersebut berasal dari Provinsi Lampung dan Jawa Timur yang dilakukan secara bertahap pada Ramadhan hingga Lebaran.
Budi juga mengatakan bahwa penambahan stok dilakukan karena terjadi peningkatan permintaan di pasar yang mencapai 40 hingga 60 ton per pekan pada Ramadhan tersebut.
“Penambahan gula itu bagian dari upaya mengintensifkan stok di gudang hingga Lebaran, sehingga kebutuhan bahan pokok di masyarakat tetap tercukupi,” katanya.
Untuk saat ini, ia mengatakan, stok gula di gudang Bulog Sumut sebanyak 250 ton untuk disalurkan ke ritel di provinsi tersebut.
Menurut dia, tambahan stok tersebut dinilai cukup karena distribusi gula tidak hanya dilakukan oleh Bulog, tetapi juga oleh perusahaan distributor lainnya.
“Untuk itu tambahan tersebut cukup, apalagi bercermin pada Ramadhan dan Lebaran 2025 penyaluran hanya 900 hingga 1.000 ton gula di Sumut,” ujar dia.
Terkait harga, Budi menyebutkan harga gula mengacu pada Harga Acuan Pemerintah (HAP) sebesar Rp17.500 per kilogram. Sementara untuk wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) ditetapkan sebesar Rp18.000 per kilogram.
Menurut dia, tambahan stok gula tersebut akan didistribusikan ke jaringan ritel, seperti Rumah Pangan Kita (RPK), guna memperkuat ketersediaan bahan pangan di wilayah itu.








