KabarBaik.co, Bojonegoro – Pemerintah Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar aksi bersih-bersih lingkungan sebagai tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto, Jumat (13/2). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah dan diikuti jajaran Forkopimda serta perangkat daerah.
Setyo Wahono menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan seluruh jajaran dalam semangat kolaborasi mewujudkan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Ia menjelaskan, hasil Rakornas Forkopimda menegaskan arahan Presiden agar seluruh daerah kembali menggalakkan budaya kurve, gotong royong, kerja bakti, krocokan, maupun sambatan sebagai warisan luhur bangsa.
“Ini budaya kita sejak lama. Kebersamaan, gotong royong, saling menghargai, dan saling menolong harus terus dilestarikan. Atas instruksi Presiden, seluruh jajaran bisa melaksanakan kurve. Yang penting kita peduli pada lingkungan kita,” tegasnya.
Aksi bersih-bersih kali ini menyasar bantaran Sungai Bengawan Solo di Kelurahan Ledok Wetan, tepatnya di kawasan Taman Bengawan Solo. Lokasi ini dipilih karena selain menjadi ruang publik untuk mempercantik wajah kota, juga merupakan titik penting pemantauan sebagai salah satu tempat pengecekan ketinggian muka air bengawan solo.
Sebelumnya, Bupati telah menerbitkan surat edaran tentang pelaksanaan kerja bakti terjadwal di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) hingga pemerintah desa. Ia menegaskan, kerja bakti ini tidak dimaksudkan sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan sebagai gerakan berkelanjutan yang terstruktur.
“Kerja bakti ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah gerakan terstruktur untuk memastikan saluran drainase, area publik, dan titik rawan penumpukan sampah tetap bersih secara rutin dan terkoordinasi,” ujarnya. (*)







