Bupati Sidoarjo Tinjau Lokasi Ledakan di PT GWS, Pastikan Korban dan Warga Tertangani

oleh -109 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 09 at 1.02.26 PM
Bupati Sidoarjo Subandi (tengah) Didampingi wakil ketua DPRD Sidoarjo warih Andono (kiri) serta kepala dinas ketenagakerjaan Dwi Eko Saptono (kanan kacamata)

KabarBaik.co, Sidoarjo– Pemkab Sidoarjo merespons insiden ledakan di pabrik peleburan besi PT Great Wall Steel (GWS) di Desa Jati Waru pada Senin (6/4). Ledakan tersebut sempat menggegerkan warga hingga ke wilayah Surabaya.

Bupati Sidoarjo bersama jajaran turun langsung ke lokasi pada Kamis (9/4) untuk memastikan kondisi di lapangan serta penanganan terhadap korban dan warga terdampak berjalan dengan baik.

Dalam keterangannya, Subandi menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan murni kecelakaan kerja. Ledakan terjadi saat sebuah drum yang tidak diketahui isinya dipotong menggunakan mesin, hingga memicu ledakan dan serpihan besi yang berhamburan.

“Ini murni kecelakaan. Ada tabung yang hendak dibongkar dan dipotong, namun tidak diketahui isinya sehingga memicu ledakan. Bukan dari tabungnya, melainkan serpihan besinya yang menyebabkan korban,” ujarnya saat meninjau lokasi ledakan tersebut.

Akibat kejadian tersebut, tiga orang menjadi korban. Dua orang mengalami luka-luka, sementara satu orang meninggal dunia. Korban meninggal diketahui merupakan kenek dari sopir pengirim barang, bukan pekerja PT GWS, yang saat itu tengah beristirahat di sekitar lokasi.

Selain korban jiwa, dampak ledakan juga dirasakan warga sekitar. Tercatat sebanyak 11 rumah mengalami kerusakan akibat serpihan dan getaran dari ledakan tersebut.

Bupati memastikan bahwa seluruh korban telah mendapatkan penanganan. Pihak perusahaan juga disebut telah membantu proses penanganan korban, termasuk bagi yang mengalami luka-luka.

“Alhamdulillah, korban sudah diurus semuanya. Yang sakit juga sudah mendapatkan penanganan,” tambahnya.

Ia juga mengapresiasi perusahaan yang telah mendaftarkan sebagian besar pekerjanya ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan, dengan jumlah mencapai lebih dari 600 orang.

Terkait kerusakan rumah warga, pemerintah daerah memastikan akan terus memantau dan mendorong perusahaan untuk bertanggung jawab memberikan ganti rugi kepada warga terdampak.

“Kurang lebih ada 11 rumah yang terdampak. Ini sudah dipantau bersama perusahaan, mudah-mudahan nanti ada ganti rugi,” jelasnya.

Pemkab Sidoarjo juga akan terus mengawal penyelesaian kasus ini agar berjalan secara kekeluargaan serta tidak menimbulkan persoalan lanjutan di masyarakat.

Selain itu, Bupati mengimbau seluruh perusahaan di Sidoarjo agar wajib mengikutsertakan pekerjanya dalam program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko kerja.

“Kami akan sidak bersama Dinas Tenaga Kerja. Jangan sampai ada perusahaan yang tidak memberikan jaminan ketenagakerjaan kepada karyawannya,” tegasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.