Cabdin Jember Sebut Kunjungan Industri Penting Bagi Siswa SMK, Namun Harus Penuhi Beberapa Persyaratan

oleh -771 Dilihat
IMG 20250502 WA0025
Kepala Cabang Pendidikan Wilayah Jember, Sugeng Trianto (tengah). (Ist)

KabarBaik.co – Dalam upaya memperkuat hubungan antara satuan pendidikan vokasi dan dunia kerja, siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kali ini diperbolehkan untuk mengikuti kegiatan kunjungan industri.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Cabang Pendidikan Wilayah Jember, Sugeng Trianto, Jumat (2/5).

Sugeng menyampaikan, kebijakan ini memang sejalan dengan semangat “link and match” antara pendidikan dan dunia usaha/industri dan dunia kerja (DUDIKA), di mana ditegaskan dalam berbagai regulasi pendidikan vokasi nasional.

“Jadi penyelenggaraan kunjungan industri di SMK didasarkan pada Permendikbud No. 34 Tahun 2018 tentang Standar Nasional SMK yang mendorong penguatan kerja sama dengan DUDI,” ujar Sugeng dalam pernyataan tertulisnya.

Ia juga menjelaskan, program Revitalisasi SMK dan SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) dari Kemendikbudristek, yang menempatkan kunjungan industri sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual.

“Kurikulum pada satuan pendidikan SMK yang menekankan pentingnya pembelajaran berbasis proyek dan dunia kerja. Atas dasar itulah kegiatan kunjungan industri di SMK,” terangnya.

“Gambaranya begini, kunjungan industri SMK itu tujuannya untuk memberikan wawasan nyata tentang proses kerja, khsusunya di teknologi industri, dan standar operasional profesional. Selain itu juga untuk kesiapan siswa menghadapi Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan dunia industri/kerja,” sambungnya.

Sementara itu, Kasi SMK Cabdin Wilayah Jember, Muh Khotib menekankan
agar pelaksanaannya berjalan tertib dan aman, kunjungan industri SMK harus memenuhi syarat bagi siswa.

“Yang pasti ada beberapa aturan, di antaranya siswa wajib ada persetujuan tertulis dari orang tua/wali siswa. Di musyawarahkan dengan komite agar Izin dari satuan pendidikan dan dilakukan dalam pengawasan guru atau pembimbing,” ucap Khotib.

Selanjutnya, Industri yanng akan dituju telah memberikan persetujuan resmi menerima kunjungan. Kegiatan tercantum dalam rencana kerja tahunan sekolah dan terkoordinasi dengan pihak DUDIKA.

“Yang terakhir adalah aspek keselamatan, transportasi, dan konsumsi diperhatikan. Apalagi kunjungan industri bukan sekadar rekreasi, melainkan bagian dari strategi pembelajaran vokasi yang kontekstual dan sangat relevan,” jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa Pemerintah pusat melalui Kemendikdasmen tetap mendorong kolaborasi sekolah SMK dengan industri selama kegiatan tersebut dijalankan secara profesional, aman, dan terukur serta semuanya wajib di musyawarahkan dengan baik agar tujuan yang hendak di capai terpenuhi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.