KabarBaik.co – Antisipasi kerawanan saat penyelenggaraan tahapan Pilkada serentak tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri menggelar Sosialisasi yang bertempat di salah satu hotel pada Jumat (12/7).
Sosialisasi tersebut mengundang 2 pemateri yakni Kasat Intelkam Polres Kediri Kota AKP Agus Sutanto dan Suhartono Anggota Bawaslu Kota Kediri Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas.
Reza Christian, Ketua KPU Kota Kediri mengatakan jika acara ini digelar bertujuan agar para Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) maupun Panitia Pemungutan Suara (PPS) bisa mengantisipasi atau bersiap diri pada saat melaksanakan tahapan-tahapan yang berpotensi menimbulkan kerawanan.
“Jadi makanya kita untuk narasumbernya itu dari Kepolisian sama dari Bawaslu. Mereka berdua itu kan yang tahu terkait dengan kerawanan-kerawanan yang ada,” ucapnya.
Selain Sekretariat PPK dan PPS, acara ini juga mengundang berbagai instansi terkait seperti dari Kejaksaan, Bagian Pemerintahan, Bagian Hukum, Satpol PP, Bakesbangpol dengan harapan seusainya acara bisa untuk berdiskusi terhadap potensi pelanggaran.
“Harapan kami ketika sosialisasi ini terselenggara, PPK maupun PPS dapat mengantisipasi adanya kerawanan tersebut. Nah, kemudian ketika itu sudah diantisipasi, maka tahapan-tahapan dari Pilkada ini bisa terselenggara dengan baik,” tambahnya.
Disinggung terkait tingkat kerawanan di Kota Kediri, pria berambut putih itu masih belum mengetahuinya, namun berkaca dari sebelumnya ia menyebut bahwasannya tahapan penghitungan suara yang menjadi tahapan yang rawan.
Sedangkan, untuk proses coklit pada malam ini ialah di angka 99,43% dan ditargetkan bisa rampung tuntas pada keesokan harinya hingga berlanjut melakukan evaluasi di sisa hari tahapan coklit.(*)







