KabarBaik.co – Universitas Jember (Unej) resmi mencatatkan sejarah akademik baru. Untuk pertama kalinya, kampus tegal boto itu menyelenggarakan Ujian Terbuka Disertasi Program Doktor (S3) Bioteknologi di Auditorium Lantai III Gedung Kewirausahaan.
Tiga srikandi peneliti, yakni Intan Ria Neliana, Riska Ayu Febrianti, dan Endah Puspitasari, dinyatakan lulus dengan predikat Pujian (Cumlaude).
Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti kesuksesan implementasi program Doctor by Research di Unej.
Sidang promosi doktor ini dipimpin langsung oleh Direktur Pascasarjana Unej Prof. Dr. Budi Setyono, pada Kamis (15/1) kemarin.
Sentuhan internasional sangat kental dalam kelulusan ini, terutama bagi Dr. apt. Endah Puspitasari yang dibimbing oleh promotor asal Jerman, Prof. Dr. Antje Labes dari Flensburg University.
Tiga Inovasi untuk Dunia: Tebu, Bakteriofag, dan Kanker. Ketiga doktor baru ini membawa riset yang menjawab tantangan riil di sektor pertanian dan kesehatan. Salah satunya solusi penyelamatan tebu yang mengembangkan sistem deteksi dini virus mozaik pada tebu berbasis antibodi sensitif dan teknologi RNA interference (RNAi). Inovasi ini mampu mendeteksi virus pada konsentrasi sangat rendah, memberikan proteksi genetik ganda bagi tanaman tebu.
Prof. Ir. Bambang Sugiharto, Guru Besar purna tugas sekaligus tokoh biologi molekuler Indonesia, mnyatakan bahwa penlitian bukan sekadar syarat akademik, tapi alat untuk memperkuat pembelajaran.
“Jadi teruslah berkarya untuk menjadi pendidik yang lebih baik,” pesannya.
Apresiasi senada datang dari Jerman. Prof. Dr. Antje Labes mengungkapkan kebanggannya secara daring. Ia mengatakan Sains adalah tentang kolaborasi.
“Hari ini saya melihat ‘bunga-bunga mulai mekar’. Ini bukan akhir, melainkan awal bagi mereka untuk menjadi ilmuwan yang membawa perdamaian dan kesehatan bagi dunia,” ungkapnya.
Lahirnya tiga doktor perdana ini mengukuhkan posisi Universitas Jember sebagai pusat unggulan riset bioteknologi yang adaptif dan berdaya saing global. Unej berkomitmen untuk terus mencetak inovasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (*)







