Comeback Sasha dan Lodi, Nyala Baru The Bulls di Proliga 2026 Seri Bojonegoro

oleh -167 Dilihat
Oleksandra Bytesnko (kiri) berpeluang kembali ke lapangan.

KabarBaik.co, Gresik,- Ada yang berbeda dari sesi latihan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPPI) pekan ini. Ritmenya lebih hidup, teriakan lebih lantang, dan senyum para pemain tampak kembali merekah. Setelah sempat diliputi bayang-bayang kelabu di seri Malang, harapan itu kembali membuncah lagi.

Satu suara dalam video latihan memantik optimisme. “I am back, baby!”

Kalimat singkat itu keluar dari mulut Oleksandra Bytsenko, salah seorang mesin poin yang tiga laga terakhir absen. Bagi suporter The Bulls, julukan GPPI, kalimat itu bukan sekadar pernyataan. Namun, ungkapan itu seperti sirene kebangkitan.

Sasha, panggilan akrab Bytsenko, memang lama ditunggu. Legiun asing asal Ukraina tersebut tak tampil dalam satu laga terakhir seri Gresik dan dua laga di Malang. Dampaknya terasa nyata. Tanpa daya gedornya, lini serang GPPI terlihat pincang. Hasilnya pahit, dua kekalahan beruntun, masing-masing dari Jakarta Popsivo Polwan dan Jakarta Livin Mandiri, bahkan tanpa sebiji poin pun.

Tim Gresik yang sebelumnya begitu garang, tujuh kemenangan beruntun dengan mayoritas skor telak, tiba-tiba seperti kehilangan tajinya. Namun situasi itu kini perlahan berubah. Aroma kebangkitan terkonfirmasi lewat unggahan Instagram resmi GPPI pada Kamis (12/2).

Dalam video tersebut, Sasha sudah kembali berlatih penuh bersama rekan-rekannya. Smash kerasnya kembali terdengar, koordinasinya dengan Annie Mitchem mulai menyatu, dan kombinasi dengan Mediol Yoku terlihat semakin padu.

Baca Juga: Update Klasemen Proliga 2026 Seri Bojonegoro: Tanpa Noda, LavAni Kirim Pesan Lapar Gelar

Seakan belum cukup kabar baik, arsitek tim Alessandro Lodi juga telah kembali memimpin latihan. Pelatih asal Italia itu sebelumnya juga absen di seri Malang karena disebut kondisi kesehatan. Tanpa komandonya yang atratktif di pinggir lapangan, GPPI seperti kapal kehilangan nakhoda. Kini, sentuhan taktik dan disiplin khas Lodi diharapkan kembali terasa.

Tak ayal, comeback dua sosok penting tersebut langsung disambut euforia fans. “Alhamdulillah, welcome back Sasha dan Lodi,” tulis banyak pendukung. Bagi publik Gresik, kehadiran mereka bukan sekadar tambahan tenaga, melainkan bagian dari nyawa tim.

Tantangan berikutnya menanti di seri Bojonegoro. GPPI hanya memainkan satu laga, Minggu (15/2), menghadapi Bandung BJB Tandamata. Meski di atas kertas Gresik lebih diunggulkan, duel ini dipastikan tak mudah.

Pada putaran pertama di Bandung, GPPI memang menang dramatis 3-0. Tetapi BJB kini datang dengan wajah baru. Mereka merekrut pemain asing asal Italia, Giulia Angelina, yang langsung membangun chemistry dengan kompatriotnya, Anastasia Guerra. Duet sesama Italia itu bahkan dijuluki “Bella Italia” karena kekompakan dan agresivitasnya di lini serang.

Artinya, The Bulls tak boleh lengah. Secara klasemen, GPPI masih berada di papan atas dan menjadi salah satu kandidat kuat final. Dengan koleksi poin yang stabil sejak awal musim, peluang mereka terbuka lebar. Apalagi secara statistik, saat Bytsenko dan Mitchem bermain bersamaan, produktivitas serangan GPPI meningkat signifikan. Rata-rata selisih poin per set lebih dari lima angka.

Baca Juga: Prediksi Poin Akhir Proliga 2026 Putri: Duel Raksasa dan Perebutan Tiket Keempat

Fakta itu menunjukkan GPPI jauh lebih berbahaya dalam kekuatan penuh. Musim ini pun terasa spesial. Enam kali menembus final, enam kali pula harus puas sebagai runner-up. Gelar juara selalu terasa dekat, tapi tak pernah benar-benar tergenggam. Kini, dengan skuad matang, pelatih berpengalaman, dan pemain asing yang kembali fit, tak ada lagi alasan untuk ragu. Mengakhiri kutukan juara kedua!

Seri Bojonegoro bisa menjadi titik balik. Bukan hanya soal tiga poin Pet!. Ini tentang harga diri. Tentang pembuktian. Tentang mimpi yang tertunda terlalu lama.

Jika Sasha kembali menggila di net, jika Lodi kembali piawai meracik strategi, dan jika semangat The Bulls menyala seperti awal musim, maka satu pesan terasa jelas: Sudah waktunya tim kebanggaan Jawa Timur merebut tahta. Bukan lagi nyaris juara. Tapi juara sesungguhnya.

Baca Juga: Medi Yoku: Konsistensi Sang Kapten, Inspirasi Akar Rumput

Karena laga seri Bojoengoro itu begitu krusial, suporter asal Gresik dan sekitarnya bakal tret-tet-tet ke Bumi Angling Darmo. Memberikan dukungan penuh, dan menyambut kembalinya Lodi dan Sasha. Giras! (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini



No More Posts Available.

No more pages to load.