KabarBaik.co – Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution memimpin langsung kegiatan Commander Wish yang digelar di Aula Rupatama SAR Polres Gresik, Kebomas, Kamis (15/1).
Kegiatan ini menjadi ajang penyamaan visi dan penguatan komitmen seluruh jajaran Polres Gresik dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang presisi, profesional, dan humanis.
Commander Wish diikuti Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra, para pejabat utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta para perwira Polres Gresik.
Kegiatan diawali pemaparan Kasat Intelkam Polres Gresik Iptu Bagas Indra Wicaksono yang menyampaikan gambaran umum situasi Kabupaten Gresik berdasarkan analisis Asta Gatra, sekaligus memaparkan kalender Kamtibmas tahun 2026 sebagai dasar antisipasi potensi gangguan keamanan.
Dalam arahannya, AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras seluruh personel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Lulusan Akpol 2006 itu mengaku bangga dapat bergabung dengan keluarga besar Polres Gresik dan berkomitmen melanjutkan sekaligus menyempurnakan program kerja yang telah dirintis pimpinan sebelumnya.
Kapolres menegaskan, Commander Wish menjadi pengingat arah kebijakan strategis Polri yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, mulai dari penguatan ideologi Pancasila, stabilitas keamanan nasional, pembangunan sumber daya manusia, penguatan ekonomi, reformasi hukum dan birokrasi, hingga terwujudnya kehidupan masyarakat yang harmonis, toleran, adil, dan sejahtera.
Selain itu, ia menekankan delapan Commander Wish Kapolda Jawa Timur sebagai pedoman kerja seluruh jajaran, di antaranya pemeliharaan kamtibmas yang responsif dan prediktif, penegakan hukum yang berkeadilan dan humanis, peningkatan kualitas SDM Polri, serta penguatan sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
Dalam konteks lokal, Kapolres menegaskan posisi strategis Polres Gresik sebagai garda terdepan Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sekaligus menjadi barometer keberhasilan institusi, khususnya di Pulau Jawa.
Ia juga menyoroti peran aktif Polri dalam mendukung program prioritas nasional, salah satunya ketahanan pangan, melalui optimalisasi peran polisi penggerak hingga tingkat akar rumput.
Kapolres turut menekankan peningkatan kualitas pelayanan berbasis digital, seperti call center 110 dan Lapor Cak Rama, guna mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kepolisian.
Seluruh personel diminta meningkatkan sense of crisis, kemampuan analisis dan prediksi potensi gangguan kamtibmas, serta respons cepat dan tepat terhadap setiap laporan masyarakat sesuai SOP.
Dalam penegakan hukum, AKBP Ramadhan Nasution mengingatkan agar setiap tindakan mengedepankan prinsip profesional, proporsional, serta berorientasi pada pemulihan sosial dengan menjunjung tinggi asas ultimum remedium dan restorative justice.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga etika, sopan santun, dan menghindari perilaku yang dapat mencederai kepercayaan publik, terlebih di era media sosial.
“Jadilah polisi yang bisa merasa, bukan merasa bisa. Layani masyarakat dengan hati, jaga kehormatan institusi, dan jangan sekali-kali mengecewakan rakyat,” tegasnya.
Menutup arahannya, Kapolres Gresik mengajak seluruh personel menjaga soliditas internal, memperkuat sinergi dengan Forkopimda dan TNI, serta aktif membangun komunikasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dengan semangat Rastra Sewakottama, ia berharap seluruh anggota Polres Gresik mampu menjadi insan Bhayangkara yang profesional, humanis, serta semakin dicintai dan dipercaya masyarakat.(*)








