Crane Ambruk Timpa Kereta Api Penumpang di Thailand, 28 Orang Tewas

oleh -166 Dilihat
a87bda00 f11d 11f0 96bd 4171728b196e
Crane ambruk timpa kereta api di Thailand (BBC)

KabarBaik.co – Sedikitnya 28 orang tewas dan hampir 80 lainnya terluka pada Rabu setelah sebuah crane atau derek konstruksi roboh menimpa kereta penumpang di Thailand timur laut, menurut Thai Enquirer.

Kecelakaan itu terjadi di Distrik Sikhio, Provinsi Nakhon Ratchasima, ketika Kereta Ekspres Khusus No. 21, yang berangkat dari ibu kota Bangkok menuju provinsi Ubon Ratchathani, melewati daerah tersebut, dan sebuah crane besar jatuh menimpa salah satu gerbongnya.

Kereta tersebut dilaporkan membawa sekitar 195 penumpang dan staf.

Crane nahas itu digunakan untuk membangun jembatan kereta api berkecepatan tinggi. Dampak dari robohnya crane menyebabkan gerbong kereta tergelincir dan kebakaran terjadi di lokasi reruntuhan.

Tim penyelamat bergegas ke lokasi kejadian dan meluncurkan operasi penyelamatan, sementara puluhan orang yang terluka dipindahkan ke rumah sakit terdekat.

China menyampaikan belasungkawa kepada Thailand atas insiden kereta api yang mematikan di Nakhon Ratchasima, menurut harian Global Times yang berbasis di Beijing.

Ketika ditanya tentang insiden yang terjadi pada proyek kereta api yang akan menghubungkan China ke Thailand, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, mengatakan bahwa Beijing sangat mementingkan keselamatan proyek dan personel, serta saat ini mereka sedang menyelidiki detailnya.

Dia menambahkan bahwa sebuah perusahaan Thailand sedang mengerjakan pembangunan bagian proyek yang terkena dampak, dan penyebab insiden tersebut masih dalam tahap penyelidikan. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.