KabarBaik.co, Banyuwangi – Aktivitas penyeberangan di lintas Ketapang – Gilimanuk sempat ditutup selama 25 menit pada, Rabu (11/2) siang. Penutupan terjadi karena cuaca buruk.
Koordinator Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) satuan pelayanan Pelabuhan Ketapang, Bayu Kusumo Nugroho mengatakan penutupan terjadi pada pukul 12.05 WIB.
Saat itu terjadi hujan deras disertai angin kencang. Imbasnya jarak pandang nahkoda terbatas.
“Jarak pandang sekitar dua kilometer, sehingga demi keselamatan, pelayaran tidak disarankan dan penyeberangan sementara ditutup,” kata Bayu.
Bayu menyebut aktivitas kembali dibuka sekitar pukul 12.30 WIB, saat cuaca sudah mulai membaik. Sehingga total penutupan berlangsung selama 25 menit. Imbas dari penutupan sempat terjadi antrean kendaraaan.
“Namun situasi dan kondisi antrean mengalir lancar dan tidak terjadi penumpukan di area buffer zone,” ujarnya.
BPTD pun mengimbau seluruh pengguna jasa penyeberangan untuk tetap tenang, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta memperbarui informasi cuaca serta menunda perjalanan apabila cuaca buruk.
Sementara itu, dikutip dari laman Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), prakiraan cuaca di Selat Bali bagian utara masih berpotensi cuaca buruk, mulai dari hujan ringan hingga hujan petir masih akan terjadi dalam dua hari ke depan.







