KabarBaik.co – Cuaca ekstrem yang terjadi di perairan laut Pasuruan dan Selat Madura mengakibatkan satu kapal nelayan asal Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, terbalik saat perjalanan pulang. Dari informasi yang dihimpun, 70 kapal nelayan asal Pasuruan itu sudah dua pekan mencari ikan di perairan laut Madura.
Dari 70 kapal itu, sebagian pulang lewat jalur darat karena melihat kondisi cuaca ekstrem yang mengakibatkan gelombang tinggi. Sedangkan sekitar 40 kapal tetap melewati jalur laut untuk pulang ke Pasuruan. Saat perjalanan pulang itulah satu kapal milik Abu terbalik, dan langsung mendapatkan pertolongan dari teman-teman nelayan yang lain.
“Kemarin memang terjadi satu kapal pencari ikan milik Abu terbalik, namun cepat ditolong rekan nelayan yang lain dan selamat hingga Pasuruan,” kata AKP Edy Suseno, Kasat Polairud Kota Pasuruan, Jumat (23/1).
Dengan kejadian ini dan adanya imbauan dari BMKG terkait cuaca ekstrem, Edy Suseno berharap para nelayan patuh untuk tidak melaut agar tidak terjadi laka laut. Apabila tetap nekat mau melaut, maka diharap menyiapkan semaksimal mungkin perlengkapan keselamatan.
“Diharapkan untuk tidak melaut dulu karena kondisi angin dan ombak yang besar. Kalau tetap melaut di sekitar perairan laut Pasuruan saja, harap kelengkapan keselamatan disiapkan semua,” tutup Edy. (*)







