Danrem 083/Bdj Tegaskan Kesiapan Ribuan Personel Amankan Kunjungan Presiden Prabowo di Malang

oleh -162 Dilihat
Kondisi bagian dalam dengan panggung di Stadion Gajayana Kota Malang. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co, Malang – Komandan Korem (Danrem) 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir, menegaskan kesiapan personel menjadi faktor krusial dalam menjamin kelancaran seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Kota Malang.

Sebanyak ribuan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah disiagakan untuk mengamankan kehadiran Presiden yang dijadwalkan menghadiri puncak Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Minggu (8/2).

Kolonel Kohir yang juga bertindak sebagai Komandan Satuan Tugas Pengamanan Wilayah (Dansatgas Pamwil) menyampaikan hal tersebut usai memimpin apel pasukan pengamanan VVIP di Lapangan Rampal, Kota Malang, Sabtu (7/2).

“Dalam pengamanan ini, saya langsung bertanggung jawab kepada Pangdam V/Brawijaya selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) Pam VVIP. Untuk kekuatan personel yang disiapkan, kami tidak bisa menyebutkan secara spesifik, namun kurang lebih sekitar 5.000 personel,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengamanan tidak hanya difokuskan di lokasi utama kegiatan, tetapi juga mencakup seluruh rangkaian agenda Presiden selama berada di wilayah Malang. “Pengamanan dilakukan pada seluruh rangkaian acara Presiden. Tidak hanya kegiatan Harlah Satu Abad NU, tetapi juga jalur perjalanan dari bandara menuju hotel, serta dari hotel ke lokasi kegiatan,” jelasnya.

Menurut Kolonel Kohir, jumlah personel yang dikerahkan bersifat dinamis dan dapat disesuaikan dengan perkembangan situasi dan kondisi di lapangan. “Jumlah personel tersebut fleksibel, menyesuaikan eskalasi dan potensi yang ada di lapangan,” tambahnya.

Danrem menegaskan bahwa pengamanan VVIP dilakukan secara maksimal dengan memprioritaskan mitigasi terhadap berbagai potensi ancaman, termasuk mengantisipasi kehadiran rombongan liar (romli) yang dapat mengganggu ketertiban umum.

“Kami tidak hanya fokus pada satu jenis ancaman. Pengamanan VVIP harus zero failure dan tidak boleh ada kesalahan sedikit pun. Baik potensi gangguan perorangan maupun kelompok, semuanya kami antisipasi,” tegasnya.

Sebelumnya, jajaran pengamanan telah menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) yang melibatkan Forkopimda Kota Malang serta panitia penyelenggara guna memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.