KabarBaik.co- Paruh musim Super League 2025/2026 sudah selesai. Kini, tengah masuk masa jeda sebelum putaran kedua bergerak lagi. Pada putaran pertama, sepak bola di kasta tertinggi Indonesia itu menghadirkan cerita-cerita menarik. Bukan hanya sebatas di papan klasemen, melainkan juga di tribun-tribun stadion.
Nah, pada putaran pertama dengan 17 laga, Persib Bandung muncul sebagai magnet utama kompetisi dengan catatan jumlah penonton terbanyak. Data ini setidaknya enegaskan kembali kekuatan basis Bobotoh sebagai salah satu yang terbesar di Indonesia.
Total 185.574 penonton hadir langsung menyaksikan laga kandang Maung Bandung di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), unggul tipis dari Persija Jakarta yang membukukan 183.443 penonton. Duel klasik dua klub dengan basis massa terbesar itu tak hanya terjadi di atas lapangan, tetapi juga di angka kehadiran suporter.
Di bawahnya, Persebaya Surabaya menempati posisi ketiga dengan 144.099 penonton, memperkuat reputasi Bonek sebagai salah satu pendukung paling loyal di Tanah Air. Sementara itu, jarak yang cukup jauh terlihat setelah tiga besar, dengan Bali United dan Borneo FC berada di kisaran 63 ribu penonton.
Namun, data ini juga memperlihatkan kesenjangan atmosfer stadion yang masih menjadi pekerjaan rumah kompetisi. Sejumlah klub papan bawah daftar penonton masih kesulitan menarik animo publik, bahkan ada yang mencatatkan angka kehadiran sangat minim di paruh musim.
Pada satu musim kompetisi tahun lalu, Persija Jakarta mencatatkan total jumlah penonton sebanyak 262.031 orang, disusul Persib Bandung sebanyak 250.570 orang, dan Persebaya Surabaya 250.386 orang. Total suporter dari 18 tim mencapai 1,52 juta orang.
Akankah klasemen suporter musim ini akan berubah setelah kompetisi usai nanti? Yang jelas, catatan tersebut kembali menegaskan bahwa geliat sepak bola tak hanya ditentukan oleh persaingan poin, tetapi juga oleh denyut kehidupan di tribun, yang menjadi wajah sejati sepak bola Indonesia. (*)
Berikut Jumlah Penonton Putaran I Super League 2025/2026:
- Persib Bandung – 185.574
- Persija Jakarta – 183.443
- Persebaya Surabaya – 144.099
- Bali United – 63.128
- Borneo FC – 63.026
- Persis Solo – 57.068
- PSIM Jogja – 49.687
- Semen Padang – 41.412
- Persijap Jepara – 31.419
- PSM Makassar – 30.371
- Bhayangkara PLFC – 26.639
- Malut United – 24.675
- Arema FC – 24.049
- Madura United – 22.571
- Persita Tangerang – 20.546
- Persik Kediri – 20.139
- Dewa United – 8.592
- PSBS Biak – 344







