KabarBaik.co, Jember – Guna mempermudah akses informasi mengenai program kehamilan, Morula IVF Surabaya menggelar seminar bertajuk ‘Menjemput Harapan, Menyambut Buah Hati’ di Hotel Aston Jember, Sabtu (8/8).
Melalui edukasi ini, para pasangan suami istri (pasutri) diajak untuk memahami lebih dalam mengenai penanganan gangguan kesuburan serta teknologi reproduksi berbantu.
Head Division Morula IVF Surabaya Arik Lisarja, menjelaskan bahwa layanan yang ditawarkan mencakup penanganan secara bertahap, mulai dari konsultasi program hamil alami, inseminasi buatan (IUI), hingga program bayi tabung (In Vitro Fertilization/IVF).
Untuk memperluas jangkuan layanan di wilayah Jawa Timur bagian timur, Morula IVF Surabaya memperkuat kemitraan dengan RS IHC Perkebunan Jember Klinik. Kerja sama ini memungkinkan pasutri di Jember dan sekitarnya mendapatkan konsultasi dan tindakan awal tanpa perlu langsung bertolak ke Surabaya.
“Kemitraan ini bertujuan mendekatkan akses informasi dan penanganan medis terbaik bagi pasien. Sepanjang tahun 2025 saja, kami telah menyalurkan fasilitas konsultasi dan USG gratis untuk 430 pasien, dan angka tersebut meningkat menjadi 550 pasien hingga Juli 2026,” ujar Arik.
Ia menambahkan, dalam perjalanan 28 tahun Morula IVF di Indonesia, lebih dari 150.000 program bayi tabung telah dijalankan. Statistik menunjukkan bahwa satu dari dua bayi tabung yang lahir di Indonesia merupakan hasil dari program Morula IVF.
Sementara itu, Direktur RS IHC Perkebunan Jember Klinik dr. Anita Fadhilah, menyambut baik sinergi yang telah terjalin sejak 2022 ini. Menurutnya, keberadaan layanan ini sangat membantu para pasutri yang sedang berjuang mendapatkan keturunan (pejuang garis dua).
“Pasien tidak harus selalu langsung ke Surabaya. Penanganan awal dan pengawasan medis dapat dilakukan di Jember di bawah supervisi tim ahli Morula IVF Surabaya. Apabila dibutuhkan tindakan lanjutan yang lebih spesifik, barulah pasien dirujuk ke Surabaya,” terang dr. Anita.(*)







