Dianggarkan Rp 22 Miliar, Pemkot Batu Garap Proyek Penataan Pedestrian dan Drainase 10 Ruas Jalan Protokol

oleh -380 Dilihat
Salah satu halte berbentuk sayur wortel di belakang Klenteng Kota Batu. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu tengah menggarap proyek penataan pedestrian sekaligus pembangunan drainase di 10 ruas jalan protokol. Pekerjaan yang dimulai awal Agustus 2025 itu ditargetkan rampung pada akhir November mendatang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, Alfi Nurhidayat mengatakan, panjang pedestrian yang dikerjakan mencapai 5,5 kilometer dengan lebar rata-rata 2,5 meter.

Lokasi proyek meliputi Jalan Brantas, Jalan Pattimura, Jalan Sultan Agung, Jalan Sutan Hassan Halim, Jalan Rias Timur Alun-alun, Jalan Dewi Sartika, Jalan Trunojoyo, Jalan Gajah Mada, dan Jalan Agus Salim. “Sudah kita mulai awal Agustus kemarin. Targetnya akhir November selesai,” kata Alfi di Balaikota Among Tani, Kota Batu, Senin (25/8).

Alfi menegaskan, proyek ini juga bersinggungan dengan halte-halte buah dan sayur yang sudah lama terbengkalai. Seluruh halte tersebut dipastikan akan dibongkar karena tidak lagi berfungsi dan terkesan kumuh. “Tidak ada pembangunan halte lagi di titik-titik itu. Halte-halte tersebut kita bongkar karena kurang fungsional,” ujarnya.

Proyek penataan pedestrian dan drainase ini menelan anggaran sekitar Rp 22 miliar. Anggaran tersebut sudah mencakup pembangunan drainase sekaligus pedestrian di atasnya. Menurut Alfi, drainase yang efektif di bawah pedestrian sangat penting untuk menjaga kelancaran aliran air dan mencegah genangan.

Selain itu, penataan pedestrian ini juga dapat mengurangi risiko kecelakaan serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan pejalan kaki. Alfi menyebut penataan pedestrian ditujukan untuk memperindah wajah kota sekaligus menghadirkan ruang publik yang ramah dan inklusif.

Menurut Alfi, fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat maupun wisatawan, termasuk untuk olahraga jalan kaki. “Dengan penataan yang baik, pedestrian dapat menjadi salah satu destinasi wisata olahraga yang menarik dan lebih nyaman untuk dimanfaatkan,” terangnya.

Pihaknya meminta maaf kepada masyarakat atas potensi gangguan lalu lintas selama proyek berlangsung. “Kami mohon maaf, karena selama pelaksanaan kegiatan mungkin perjalanan akan sedikit terganggu,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.