Diduga Bunuh Diri, Mahasiswa Asal Jakarta Tewas di Apartemen Suhat Malang

oleh -126 Dilihat
IMG 20260325 WA0018
Mahasiswa tewas di salah satu apartemen di Kota Malang. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co, Malang – Seorang mahasiswa berusia 20 tahun ditemukan meninggal dunia di pelataran apartemen kawasan Jalan Soekarno Hatta (Suhat), Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (25/3) dini hari. Korban diketahui berinisial CLS, warga Jakarta Pusat. Ia diduga meninggal setelah terjatuh dari lantai 11 apartemen tempatnya menginap.

Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.15 WIB. Korban sebelumnya diketahui melakukan check-in pada Selasa (24/3) sekitar pukul 17.00 WIB dan tidak terlihat keluar kamar hingga malam hari. “Sekitar tengah malam, saksi di area lobi mendengar suara benda jatuh. Setelah dicek, korban sudah berada di bawah,” ujar Anang.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas keamanan dan diteruskan ke pihak kepolisian. Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari hasil penyelidikan awal, korban menyewa kamar di lantai 11, tepatnya kamar nomor 51.

Polisi juga mengungkapkan bahwa korban diduga sempat menyampaikan pesan melalui akun media sosial pribadinya sebelum kejadian. Sekitar 30 menit setelah kejadian, seorang laki-laki berinisial IY, 19, yang mengaku sebagai teman kuliah korban mendatangi lokasi. Ia mengaku mengetahui keberadaan korban setelah melihat unggahan di media sosial.

Sebelumnya, IY sempat mencari korban di tempat indekosnya di kawasan Jalan Bunga Merak, namun tidak ditemukan. Saat melihat adanya keramaian di sekitar apartemen, ia kemudian menuju lokasi dan mendapati korban telah meninggal dunia. “Yang bersangkutan datang sekitar 30 menit setelah kejadian dan mengaku sebagai teman kuliah korban,” jelas Anang.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban, termasuk mendalami motif di balik dugaan bunuh diri tersebut. “Proses penyelidikan masih berlangsung, kami belum menyimpulkan motif,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.