Disclaimer: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.
KabarBaik.co – Seorang perempuan warga Dusun Sumberagung, Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri di rumahnya pada Jumat (28/11) pagi. Korban berinisial SA, 55 tahun, tinggal seorang diri di rumah tersebut.
Kapolsek Songgon AKP Pudji Wahyono mengatakan peristiwa itu pertama kali diketahui oleh anak korban, Dony Prastyawan, 34 tahun, yang datang untuk mengantarkan sarapan sekitar pukul 08.30 WIB.
“Saksi mendapati pintu rumah dalam keadaan terbuka dan melihat ibunya sudah dalam kondisi tergantung pada kusen pintu kamar,” kata AKP Pudji.
Melihat kondisi tersebut, Dony langsung memotong tali kain yang digunakan korban. Ia kemudian meminta bantuan pamannya, Yusuf Sugiono, 53 tahun untuk membawa korban ke Klinik DRNA Songgon. Sesampainya di klinik sekitar pukul 09.00 WIB, dokter yang memeriksa menyatakan korban sudah tidak bernyawa.
“Pihak klinik melakukan pemeriksaan medis luar dan menemukan bekas jeratan pada leher korban tanpa adanya tanda-tanda kekerasan. Berdasarkan hasil tersebut, korban dinyatakan meninggal murni karena bunuh diri,” terangnya.
Pihaknya telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi. Menurut keterangan keluarga, korban diduga mengalami stres dan depresi setelah ditinggal meninggal oleh suaminya serta usaha dagang pakaian di Pasar Songgon yang belakangan sepi pembeli.
“Keluarga menerima sebagai musibah dan menolak autopsi. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” tegasnya.







