Diduga di Gresik, Beredar Baner Tolak Politik Uang Rp 50 Ribu, tapi Minta Rp 200 Ribu

oleh -989 Dilihat
IMG 0550
Tangkapan layar baner tolak politik uang Rp 50 ribu diduga di Kabupaten Gresik.

kabarbaik.co – Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tinggal sembilan hari lagi. Ada-ada saja aksi yang dilakukan masyarakat untuk memeriahkan pesta demokrasi lima tahunan ini.

Ada yang baik, namun ada pula ulah nyeleneh dari masyarakat menjelang Pemilu 2024. Yakni, beredar baner menolak politik uang Rp 50 ribu. Karena kebutuhan hidup naik semua, malah minta Rp 200 dibu.

Banner warna putih itu bersanding dengan banner caleg di pinggir jalan. Diduga di Kabupaten Gresik sebagaimana postingan di media sosial X yang diunggal akun @knstr_.

“Terpantau daerah gresik sak mene om,” tulis @knstr_ dengan mengunggah sebuah foto baner berwarna putih.

Di samping baner itu ada tulisan Gresik – Lamongan di banner caleg DPR RI.

Baner yang diunggah itu berisi narasi berbahasa jawa. “Nolak 50’an kabeh” mundak boss….!!! 200 tak coblos” bunyi tulisan di baner tersebut.

Beredarnya foto baner itu mendapat respon Koordinator Divisi Pencegahan, Humas, dan Parmas Bawaslu Gresik, Habibur Rohman.

Ia mengatakan tim siber sudah patroli meme-meme sejenis belum ditemukan di media sosial.

“Semoga tidak di Gresik. Tim Cyber kami sudah patroli cyber meme-meme sejenis itu kami belum menemukan di medsos, ada di beberapa kabupaten di lain bahkan di luar provinsi,” ujarnya.

Menurutnya, tulisan meme tersebut adalah aktivitas yang kurang mendidik masyarakat. Pihaknya akan menindak tegas, meminta masyarakat agar melaporkan.

“Secara norma ada larangan untuk memberikan uang atau materi lainnya. Apabila ditemukan Bawaslu Gresik akan menindak tegas, kami mengajak kepada masyarakat agar melaporkan apabila terjadi hal tersebut,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini



No More Posts Available.

No more pages to load.