Didukung Seluruh Fraksi, Gus Fawait Sebut Kekompakan Eksekutif-Legislatif Harus Terus Berjalan

oleh -650 Dilihat
Rapat paripurna di Gedung DPRD Jember. (Aji)

KabarBaik.co – Seluruh fraksi DPRD Jember menyatakan persetujuannya terhadap pandangan Bupati Jember Muhammad Fawait mengenai dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD yang berkaitan dengan wawasan kebangsaan dan pendidikan.

Bupati Jember, Muhammad Fawait mengatakan, dukungan penuh dari seluruh fraksi terhadap dua raperda tersebut merupakan simbol kekompakan antara legislatif dan eksekutif.

“Alhamdulillah semua fraksi satu suara bahwa dua Raperda terkait masalah wawasan kebangsaan dan pendidikan,” kata Gus Fawait, Selasa (24/6).

Gus Fawait menilai, sinergi tersebut perlu terus dijaga agar proses pembangunan di Kabupaten Jember akan berjalan lebih efektif dan efisien.

“Saya sering ungkapkan bahwa kita perlu bekerja secara tim tidak bisa jika berjalan sendiri-sendiri. Keceapatan pembangunan menjadi kunci untuk mengejar ketertinggalan yang selama ini terjadi di berbagai sektor,” jelasnya.

Ia juga menyebut bahwa berbagai masukan yang disampaikan oleh anggota dewan dalam paripurna akan menjadi catatan yang akan segera ditindaklanjuti.

“Salah satu catatan yang masuk sebelumnya adalah terkait pengelolaan dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) yang kini menjadi fokus bersama ke depan,” ungkapnya.

“Kemarin setelah pulang dari paripurna, semua berkumpul di Pendopo, Sekda dan OPD terkait, untuk memetakan bagaimana pendapatan 2026 tidak boleh meleset,” imbuh Gus Fawait.

Oleh sebab itu, di tahun anggaran 2026 pihaknya menargetkan semua sistem bisa lebih tertata dan akurat. Salah satu upaya yang dirancang adalah dengan menetapkan sistem matriks dalam penentuan target PAD.

“Kalau 2025 tentu belum bisa karena kami menjabat di pertengahan, tetapi di 2026 tidak boleh ada yang melesetnya lagi,” tegas Gus Fawait.

Menurutnya, masalah kemiskinan dan peningkatan PAD tidak bisa diselesaikan oleh satu sektor saja, namun dibutuhkan pendekatan kolaboratif dan lintas sektor.

“Seluruh OPD ini harus bekerja sama untuk mewujudkan PAD. Sepuluh tahun belakangan tidak mampu menurunkan angka kemiskinan di bawah 200 ribu. Maka ke depan ini tidak boleh ada ego lagi bekerja secara sektoral, tetapi harus bekerja sama,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.