Dirut Bulog dan Menko Pangan Luncurkan Serapan Gabah di Maros, Dukung Target 4 Juta Ton Setara Beras 2026

oleh -145 Dilihat
Panen raya di Maros. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Maros – Perum Bulog menggelar panen raya sekaligus melaunching program serapan gabah petani di Kelurahan Taroada, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Kamis (6/2). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan nasional untuk mencapai target 4 juta ton setara beras pada 2026.

Acara tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, Bupati Maros Chaidir Syam, Bupati Gowa Husniah Talenrang, Ketua DPRD Maros Gemilang Pagessa, serta jajaran TNI, Polri, Kejaksaan, dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).

Panen raya ini sekaligus menegaskan posisi strategis Sulawesi Selatan sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Momentum ini juga menandai dimulainya percepatan penyerapan gabah petani oleh Bulog guna menjaga stabilitas harga dan memastikan hasil panen terserap optimal.

Menko Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi peran aktif TNI, khususnya Babinsa, dalam mengawal harga gabah di tingkat petani. Ia menilai keterlibatan aparat di lapangan efektif mencegah praktik penekanan harga oleh tengkulak.

“Kalau tidak dibantu TNI, tengkulak masih banyak memukul harga. TNI turun, Dandim turun, Babinsa turun, alhamdulillah harga gabah sudah sesuai standar,” ujar Zulkifli Hasan.

Selain itu, Zulkifli Hasan juga mengungkapkan rencana penguatan infrastruktur logistik pangan melalui pembangunan gudang Bulog di Kabupaten Maros dan Kabupaten Gowa. Menurutnya, produksi beras nasional menunjukkan tren peningkatan signifikan.

“Tahun lalu Bulog serap 3 juta ton setara beras. Tahun ini kita targetkan 4 juta ton. Kalau tercapai, insyaallah kita tidak hanya tidak impor, tapi bisa ekspor beras,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyebut Sulawesi Selatan memiliki peran krusial dalam peta ketahanan pangan nasional, selain Pulau Jawa.

“Selain sentra produksi pertanian di Pulau Jawa, Sulawesi Selatan merupakan wilayah strategis sebagai penyangga pangan nasional. Dengan dukungan pemerintah melalui sarana dan prasarana pertanian, kami optimistis produksi beras di Sulsel akan semakin meningkat dan penyerapan gabah dapat berjalan optimal,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.

Melalui panen raya dan peluncuran serapan gabah ini, Bulog menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga, memperkuat cadangan pangan pemerintah, serta mendorong terwujudnya swasembada dan kedaulatan pangan nasional secara berkelanjutan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.