Disperindag Nganjuk Rancang Jalur Cepat Industri dan Perdagangan 2027

oleh -94 Dilihat

Kabarbaik.co, Nganjuk – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Nganjuk menjadikan setiap program kerja tahun 2027 bukan hanya sekadar target angka, tapi sebuah gerakan nyata yang mampu mengangkat ekonomi masyarakat dan memperkuat sektor strategis daerah.

Forum Perangkat Daerah yang digelar menjadi titik temu bagi berbagai pemangku kepentingan untuk menyusun Rencana Kerja (Renja) yang tidak hanya terintegrasi dengan kebijakan daerah, tapi juga benar-benar menyentuh akar masalah dan kebutuhan riil lapangan.

“Kita tidak mau membuat program yang hanya cantik di kertas tapi tidak relevan dengan apa yang dibutuhkan oleh warga kita. Setiap langkah yang kita rencanakan harus memiliki pijakan pada harapan dan kebutuhan mereka yang berada di tingkat dasar,” ujar Kepala Disperindag Nganjuk Sri Handari Ningsih, Sabtu (8/2)

Proses perencanaan yang dilakukan tidak dimulai dari nol. Semua poin strategis yang dibahas dalam forum ini merupakan kelanjutan dari hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan.

Beberapa fokus utama yang diangkat meliputi penyelarasan program dengan potensi ekonomi daerah, penajaman indikator dan target kinerja agar lebih mudah diukur, serta pengecekan ulang seluruh rancangan untuk menghindari tumpang tindih kegiatan dengan Perangkat Daerah lainnya.

Salah satu tantangan terbesar dalam pembangunan daerah adalah terjadinya duplikasi program antar lembaga, yang tidak hanya membuang anggaran, tapi juga membuat masyarakat bingung dengan layanan yang tersedia. Melalui forum ini, Disperindag berkomitmen untuk memperkuat koordinasi dengan semua pihak terkait.

“Koordinasi bukan hanya soal bertemu dan berdiskusi, tapi tentang bagaimana kita bisa saling melengkapi satu sama lain. Misalnya, jika ada program pengembangan UMKM dari Dinas Koperasi, kita bisa fokus pada pemasaran produk mereka melalui sektor perdagangan. Begitu juga dengan program industri yang membutuhkan dukungan infrastruktur dari Dinas Pekerjaan Umum,” jelasnya.

Setelah melalui proses diskusi yang intensif, hasil dari Forum Perangkat Daerah ini akan menjadi bahan utama untuk menyempurnakan dokumen Renja Disperindag Tahun 2027. Selanjutnya, dokumen tersebut akan menjadi bagian dari penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan dokumen pembangunan daerah lainnya.

“Perencanaan yang baik adalah perencanaan yang fleksibel namun tetap memiliki arah yang jelas. Kita harus siap untuk menyesuaikan program dengan dinamika kondisi masyarakat dan perkembangan ekonomi global, tapi tetap fokus pada tujuan utama, yakni meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tutup Sri Handari. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.