KabarBaik.co – Masyarakat Indonesia hingga dunia tengah berduka dengan terjadinya peristiwa banjir dan longsor di sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas masyarakat, termasuk untuk urusan penyelenggaran ibadah haji.
Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) memastikan terjadi penundaan penyelenggaraan seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan PPIH Arab Saudi di tiga provinsi tersebut. Penegasan itu disampaikan langsung oleh Menteri Haji dan Umrah RI, Irfan Yusuf (Gus Irfan).
Menurut Gus Irfan, dirinya sudah memberikan arahan langsung agar pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) untuk PPIH di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, ditunda sementara. Pelaksanaan baru bisa dilakukan jika situasi memungkinkan dan para calon peserta dapat mengikuti seleksi dengan aman dan layak.
”Keselamatan dan ketenangan warga adalah prioritas utama. Kami menunda pelaksanaan CAT di Sumut, Sumbar, dan Aceh, agar masyarakat fokus pada keselamatan dan pemulihan pascabencana. Doa terbaik kami panjatkan untuk saudara-saudara kita di tiga provinsi tersebut,” kata Gus Irfan seperti dikutip dari laman resmi Kemenhaj RI, Sabtu (6/12).
Selain di tiga provinsi tersebut, Kemenhaj RI telah melaksanakan CAT untuk PPIH Kloter secara nasional pada 4 Desember 2025 lalu. Lokasinya di Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten/Kota se-Indonesia. Adapun jadwal terbaru untuk Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, akan diumumkan setelah koordinasi teknis lanjutan serta memperhatikan perkembangan kondisi di lapangan. (*)







