KabarBaik.co – Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo secara resmi melepas final Lomba Ayam Sap-Sap di kawasan Wisata Bahari Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo.
Lomba tradisional ini digelar untuk melestarikan budaya masyarakat sekaligus memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-207 dan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Lomba Ayam Sap-Sap, yang dalam bahasa Madura berarti “ayam terbang,” merupakan tradisi unik di mana ayam betina dilepas dari perahu di tengah laut, sekitar 500 meter dari bibir pantai, untuk terbang menuju daratan.
Bupati Rio mengatakan, lomba ini bukan sekadar hiburan namun juga upaya pelestarian budaya lokal yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
“Lomba Ayam Sap-Sap ini adalah tradisi yang hanya ada di Situbondo. Selain melestarikan budaya, kegiatan ini juga menjadi daya tarik wisata yang mampu mendongkrak kunjungan ke Pantai Pasir Putih,” ujar Mas Rio, Senin (25/8).
“Ayam yang ikut lomba harus sehat dan biasanya ayam betina yang sedang mengerami telur karena mereka bisa terbang lebih jauh,” tambah Rio.
Sementara itu, Camat Bungatan Yogie Kripsian Sah menyatakan komitmennya untuk menjadikan lomba ini sebagai agenda rutin yang mampu menumbuhkan perekonomian daerah.
“Kami ingin tradisi ini menjadi ikon budaya Situbondo yang mendunia, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui pariwisata,” ujar Yogie.
Selain itu, lomba yang diikuti 60 peserta dari berbagai desa di Kecamatan Bungatan ini pelaksanaannya, masing-masing 10 joki melemparkan ayam betina dari perahu di tengah laut.
“Ayam dilempar dari tengah laut di atas perahu. Sekali lempar ada 10 peserta. Total peserta ada 60 dan hari ini finalnya,” imbuh Yogie.
Sementara itu wisatawan asal Jember, Jodi, yang pertama kali menyaksikan lomba ini, terkesan dengan keunikannya.
“Sangat menarik melihat ayam-ayam ini terbang dari laut ke daratan. Kalau dikemas sebagai paket wisata, pasti akan menarik lebih banyak pengunjung,” katanya.
Lomba Ayam Sap-Sap di Pantai Pasir Putih ini terdiri dari beberapa rangkaian acara mencakup lomba dayung kanu, balap ban, dan perahu layar.
Acara ini berhasil menarik lebih dari 1.000 pengunjung selama dua hari pelaksanaan (23-24 Agustus 2025), menambah semarak suasana libur akhir pekan.
Antusiasme masyarakat lokal dan wisatawan dari kabupaten tetangga turut memeriahkan acara ini, menjadikan Pantai Pasir Putih sebagai destinasi wisata unggulan di Situbondo. (*)







