KabarBaik.co, Pasuruan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan resmi meluncurkan Angkutan Kota Wisata Pasuruan Ngider (Pasder) sebagai inovasi transportasi publik pendukung sektor pariwisata. Kegiatan ini dilaksanakan di Terminal Wisata, Jumat (13/2), dan diresmikan langsung oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo atau Mas Adi.
Dalam launching tersebut, sebanyak lima unit angkutan kota yang telah dilakukan branding khusus dengan identitas “Angkutan Wisata” diperkenalkan kepada publik. Pemkot Pasuruan juga memastikan bahwa proses branding terhadap angkutan kota lainnya akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan armada dan kebutuhan layanan.
Mas Adi menyampaikan bahwa program Angkutan Kota Wisata Pasder merupakan hasil perumusan dan diskusi yang telah dilakukan sejak lama sebagai upaya mengoptimalkan pemanfaatan angkutan kota yang selama ini belum digunakan secara maksimal.
“Angkutan wisata ini sudah lama kita rumuskan dan kita diskusikan. Armada sebenarnya sudah ada, tinggal bagaimana pemanfaatannya kita tingkatkan dan kita fokuskan untuk mendukung pariwisata Kota Pasuruan,” ujarnya.
Mas Adi menjelaskan, selama ini aktivitas wisata di Kota Pasuruan lebih banyak mengandalkan becak atau berjalan kaki. Sementara angkutan kota belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui Pasder, angkutan kota diharapkan kembali menjadi pilihan transportasi masyarakat dan wisatawan.
“Kita melihat minat masyarakat terhadap angkutan kota semakin berkurang. Melalui angkutan wisata ini, kita ingin angkutan kota kembali relevan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.
Angkutan Kota Wisata Pasder ditetapkan dengan tarif sebesar Rp 6.000 dan diarahkan untuk melayani rute-rute wisata, termasuk wisata religi dan pusat aktivitas masyarakat. Ada sebanyak 5 angkutan yang sudah di Branding menjadi Angkutan Wisata. Di angkutannya ada tulisannya ‘Angkutan Wisata’.
Program ini juga menjadi bagian dari penguatan identitas Kota Pasuruan sebagai kota santri dan kota wisata, terlebih menjelang momentum bulan suci Ramadhan. “Harapannya angkutan wisata ini bisa mendukung kunjungan ke masjid, wisata religi, pusat oleh-oleh, serta destinasi lainnya, apalagi menjelang bulan suci Ramadhan di mana aktivitas masyarakat biasanya meningkat,” tambahnya.
Melalui sinergi dan kolaborasi lintas sektor, lanjut Mas Adi, Pemkot Pasuruan berharap Angkutan Kota Wisata Pasuruan Ngider dapat meningkatkan kualitas layanan publik, memperkuat daya tarik pariwisata, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat secara berkelanjutan. (*)






