KabarBaik.co – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM). Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) berlangsung di Sugar Cane Learning Center, Fakultas Pertanian UGM, Yogyakarta, pada Jumat (2/5). Kolaborasi ini bertujuan memperkuat sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung pengembangan industri gula dan perkebunan tebu nasional.
Kerja sama ini mencakup program beasiswa pendidikan magister (S2) bagi karyawan SGN yang ingin melanjutkan studi di bidang pertanian. Fokus utamanya adalah mengembangkan kompetensi di sektor-sektor yang relevan dengan industri gula, guna mendukung pencapaian swasembada gula di Indonesia.
Direktur Utama PT SGN, Mahmudi, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas SDM. “Perjanjian ini adalah bentuk perhatian kami terhadap pengembangan SDM, khususnya di bidang pertanian yang menjadi inti bisnis perusahaan,” jelas Mahmudi dalam pernyataan tertulisnya, Minggu (4/5).
Menurut Mahmudi, dengan pendidikan lebih tinggi pihaknya berharap karyawan mampu meningkatkan kompetensi, wawasan, dan inovasi dalam pengelolaan industri gula nasional. ”Antusiasme internal terhadap program ini juga sangat tinggi, menandakan semangat belajar dan keinginan berkembang yang kuat,” ujar Mahmudi.
Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian UGM, Prof. Dr. Jaka Widada, menyambut positif kerja sama ini. Ia menyebut kolaborasi antara dunia akademik dan industri sebagai langkah strategis untuk memajukan sektor pertanian di Indonesia.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif SGN dalam memberikan kesempatan bagi karyawannya untuk melanjutkan pendidikan di Fakultas Pertanian UGM. Semoga kerja sama ini dapat mendorong kemajuan perkebunan tebu di Indonesia dan, dalam jangka panjang, mendukung tercapainya swasembada gula melalui peningkatan kapasitas dan kualitas SDM di sektor ini,” ungkap Jaka.
Sebagai bagian dari kerja sama ini, SGN juga menyerahkan bantuan berupa satu set perangkat online meeting untuk mendukung pembelajaran jarak jauh serta dua unit air purifier. Bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan dan kesehatan lingkungan belajar di Sugar Cane Learning Center.
Mahmudi juga menambahkan bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting untuk memaksimalkan peran Sugar Cane Learning Center sebagai pusat pembelajaran dan inovasi.
“Kami berharap pusat pembelajaran ini dapat menjadi ruang kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan pelaku industri untuk menghadapi tantangan di sektor gula nasional. Melalui penelitian, pengembangan teknologi, dan pelatihan aplikatif, kami yakin kolaborasi ini akan memberikan dampak positif bagi kemajuan industri gula di Indonesia,” kata Mahmudi.
Melalui inisiatif ini, SGN dan Fakultas Pertanian UGM menegaskan komitmen mereka untuk memajukan sektor pertanian berbasis ilmu pengetahuan, inovasi, dan pengembangan SDM. Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat fondasi menuju swasembada gula di Indonesia. (*)






