DPKH Lamongan Pusatkan Program Edufarm di Mantup, Jadi Sarana Belajar Peternakan hingga Wisata Edukasi Anak

oleh -48 Dilihat
Para siswa saat mengikuti edufarm di Mantup, Lamongan. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Lamongan – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Lamongan memusatkan program unggulan Edufarm di UPT Pembibitan dan Pengolahan Pakan Ternak Mantup. Program ini dikembangkan sebagai pusat pembelajaran peternakan, kesehatan hewan, dan budidaya ternak, sekaligus menjadi sarana rekreasi edukatif bagi anak-anak.

Edufarm kembali diperkenalkan kepada masyarakat melalui kunjungan siswa TK Aisyiyah Kelas A yang diikuti 24 anak, baru-baru ini. Kegiatan tersebut berlangsung di UPT Pembibitan dan Pengolahan Pakan Ternak Mantup.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menuturkan, edufarm dirancang sebagai ruang belajar terbuka berbasis praktik. Konsep ini memungkinkan anak-anak dan masyarakat mengenal dunia peternakan secara menyenangkan, interaktif, dan aplikatif.

“Melalui edufarm, anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga melihat langsung hewan ternak, memberi pakan, hingga mengenal proses pembuatan pakan dan pupuk organik,” ujar bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Ia menambahkan, Lamongan memiliki potensi besar di sektor peternakan yang perlu dikembangkan secara berkelanjutan. Salah satu langkah strategisnya adalah memperkuat edukasi sejak usia dini guna menumbuhkan minat generasi muda terhadap sektor peternakan sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah.

Dalam kegiatan edufarm tersebut, para siswa dikenalkan dengan berbagai jenis ternak, seperti sapi, kambing, ayam, bebek, dan kelinci, termasuk manfaat serta cara pemeliharaannya. Anak-anak juga diajak mengunjungi gudang pakan untuk melihat proses pengolahan hijauan menjadi silase, hingga praktik mencacah rumput.

Tak hanya itu, peserta turut melihat proses pembuatan pupuk organik berbahan dasar kotoran ternak. Mereka bahkan ikut mengayak dan mengemas pupuk sebelum melanjutkan kegiatan menanam bibit sayuran, seperti cabai, tomat, dan terong, di polibag untuk dibawa pulang dan dirawat di rumah.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan, Shofiah Nurhayati, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat serta menyosialisasikan keberadaan edufarm kepada satuan pendidikan.

“Tujuannya agar edufarm bisa dimanfaatkan sebagai sarana edukasi peternakan yang kontekstual dan menyenangkan bagi peserta didik,” ujarnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.