KabarBaik.co – DPRD Gresik memberikan apresiasi terhadap program Walk in Interview yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempar. Program ini dinilai efektif membuka peluang kerja bagi warga lokal, yang terlaksana konsisten sejak bulan Mei lalu.
Namun di balik gencarnya penggelaran ini, DPRD Gresik mengingatkan pentingnya adanya kontrol ketat terhadap perusahaan pemberi kerja.
Anggota Komisi IV DPRD Gresik Imam Syaifuddin, menyatakan dukungan penuh atas langkah Disnaker yang secara konsisten menggelar program rekrutmen tenaga kerja. Bahkan, Disnaker berencana menjadwalkan program ini dua kali setiap bulannya. Rencana tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Disnaker Gresik Zainul Arifin.
“Kami mendukung baik dan harus diteruskan, program itu juga konsen kami di komisi IV,” ujar Imam, Kamis (28/8).
Namun demikian, ia mengingatkan agar pelaksanaan program tidak hanya berhenti pada banyaknya sesi wawancara kerja, melainkan harus dibarengi dengan monitoring terhadap perusahaan.
“Yang paling penting tentunya Disnaker harus tetap kontrol monitoring kepada perusahaan pemberi kerja terkait penempatan maupun hal-hal normatif lain yang ada di perusahaan,” tegasnya.
Menurutnya, pelaporan dari perusahaan mengenai data pekerja yang benar-benar terserap menjadi bagian penting sebagai bahan evaluasi.
“Pelaporan perusahaan terkait data pekerja yang sudah terserap menjadi penting dan wajib dilakukan sebagai evaluasi program. Jangan hanya banyak interview terus tapi minim output,” pungkasnya.
Dalam pelaksanaan Walk in Interview yang baru digelar oleh Disnaker Gresik pada Selasa (26/8) lalu, tercatat ada 79 lowongan dari empat perusahaan dengan jumlah pelamar online 221 orang, sementara yang hadir dalam wawancara langsung sebanyak 51 orang. Posisi yang dibutuhkan antara lain pramuniaga toko, account officer, community officer, sales, serta bidang produksi.
Program ini juga melibatkan Polres Gresik yang membuka layanan mobile SKCK guna mempermudah pencari kerja memenuhi persyaratan administratif. Disnaker sendiri menegaskan, program ini memang diprioritaskan bagi warga Gresik dengan dukungan peningkatan keterampilan tenaga kerja melalui pelatihan.(*)







