DPRD Sidoarjo Gelar Paripurna Bahas Nota Penjelasan RAPBD 2025

oleh -342 Dilihat
IMG 20241008 WA0025 scaled
Suasana Rapat Paripurna DPRD Sidoarjo.(ist)

KabarBaik.co – DPRD Kabupaten Sidoarjo menggelar rapat paripurna untuk membahas Nota Penjelasan terkait Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 pada Selasa (8/10). Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sidoarjo ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD dan dihadiri oleh seluruh anggota legislatif serta jajaran eksekutif.

Dalam rapat tersebut, Pjs. Bupati Sidoarjo, Muhammad Isa Anshori, menyampaikan pentingnya sinkronisasi program kegiatan antara Pemkab Sidoarjo dan DPRD. Ia menekankan bahwa kebijakan umum APBD 2025 telah dirumuskan bersama untuk memastikan arah pembangunan yang sejalan. “Sinkronisasi ini sangat penting agar program-program pembangunan daerah berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujar Isa Anshori.

Isa Anshori juga menjelaskan bahwa kesepakatan bersama antara eksekutif dan legislatif menjadi landasan utama dalam penyusunan APBD. Ia memastikan bahwa rancangan APBD 2025 telah disusun berdasarkan rencana pembangunan jangka menengah yang telah ditetapkan sebelumnya. “Rancangan APBD harus mengacu pada prioritas pembangunan yang sudah disepakati,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Isa Anshori menyampaikan apresiasi kepada DPRD Sidoarjo atas kerjasama yang baik dalam proses penyusunan APBD. Menurutnya, sinergi antara kedua lembaga ini sangat krusial untuk menjaga kekuatan fiskal daerah. “Kami berterima kasih kepada DPRD yang telah bekerja sama dengan baik, sehingga penyusunan APBD bisa dilakukan tepat waktu,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Isa menekankan pentingnya pengelolaan keuangan daerah yang bijaksana. Hal ini, menurutnya, penting agar Sidoarjo memiliki fiskal yang kuat dan mampu menghadapi berbagai perubahan. “Pengelolaan keuangan harus dilakukan dengan hati-hati, mempertimbangkan semua aspek, termasuk regulasi dan kemampuan SDM,” kata Isa.

Dalam penjelasannya, Isa Anshori memaparkan target pendapatan daerah Kabupaten Sidoarjo untuk tahun 2025, yakni sebesar Rp 4,485 triliun. Pendapatan asli daerah diproyeksikan sebesar Rp 2,576 triliun, sementara pendapatan dari transfer diperkirakan mencapai Rp 1,909 triliun.

Adapun anggaran belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp 4,911 triliun. Belanja operasi mendominasi dengan nilai Rp 3,616 triliun, sedangkan belanja modal mencapai Rp 600 miliar. Belanja tidak terduga dianggarkan sebesar Rp 4 miliar, dan belanja transfer sebesar Rp 648 miliar.

Isa juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap regulasi dalam pengelolaan keuangan daerah. Ia mengingatkan agar setiap langkah pengeluaran maupun penerimaan tetap berada dalam kerangka hukum yang ada. Selain itu, kemampuan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi perhatian utama untuk memastikan efektivitas anggaran.

Dengan optimisme yang tinggi, Isa Anshori berharap APBD 2025 akan mendukung pembangunan yang lebih baik di Sidoarjo. Menurutnya, kolaborasi eksekutif dan legislatif diharapkan membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. “Kami optimis, APBD 2025 akan mendorong pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan,” tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Yudha
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.