Dramatis! Tim SAR Surabaya Evakuasi ABK Asal China di Perairan Karang Jamuang

oleh -185 Dilihat
Proses Evakuasi ABK oleh Basarnas. (Istimewa)
Proses Evakuasi ABK oleh Basarnas. (Istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya – Tim SAR Gabungan berhasil melaksanakan evakuasi medis terhadap seorang Anak Buah Kapal (ABK) berkebangsaan China, Cui Yanpo, 45, di perairan sekitar Pulau Karang Jamuang, Minggu (12/4) malam.

Korban dievakuasi dari kapal MV Traverse Caopeidyan setelah melaporkan cedera serius pada bagian mata.

Peristiwa bermula saat korban mengalami kecelakaan kerja di ruang mesin yang membutuhkan penanganan medis intensif segera.

Laporan tersebut direspons cepat oleh Kantor SAR Kelas A Surabaya dengan mengerahkan KN SAR 249 Permadi.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit P.H., menjelaskan bahwa tim bertolak dari dermaga Distrik Navigasi pada pukul 21.00 WIB. Komunikasi dengan kru kapal target baru berhasil tersambung melalui Radio Ch 16 pada pukul 22.39 WIB.

“Pada pukul 23.00 WIB, KN SAR 249 Permadi tiba di lokasi intercept yang disepakati dan langsung melakukan proses tender (merapat) dengan MV Traverse Caopeidyan,” ujar Nanang.

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan penuh kehati-hatian di tengah kondisi perairan. Berdasarkan data BMKG, saat evakuasi berlangsung, angin bertiup dari timur dengan kecepatan 10 knot dan arus laut menuju barat laut. Meski tinggi gelombang relatif rendah (0,2 – 0,5 meter), tim medis tetap harus bekerja ekstra waspada saat memindahkan korban.

Sekitar pukul 23.19 WIB, Cui Yanpo berhasil dipindahkan ke atas KN SAR 249 Permadi. Selama perjalanan menuju daratan, tim medis dari RS PHC Surabaya langsung memberikan penanganan darurat untuk menjaga kondisi korban.

KN SAR 249 Permadi akhirnya sandar di Dermaga Jamrud Selatan, Pelabuhan Tanjung Perak, pada Senin (13/4) dini hari pukul 01.45 WIB. Korban segera dilarikan ke RS PHC Surabaya untuk perawatan spesialis lebih lanjut.

“Dengan telah dievakuasinya korban ke rumah sakit rujukan, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” tegas Nanang.

Operasi ini merupakan hasil kolaborasi solid antara berbagai instansi, di antaranya Kantor SAR Surabaya, KSOP Utama Tanjung Perak, Ditpolairud Polda Jatim, Kantor Imigrasi, KKP Kelas I Tanjung Perak, Bea Cukai, Pelindo, hingga pihak agen kapal.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.