Dramatis! Wang Zhiyi Akhirnya Pecahkan Dominasi An Se-young, Juara All England Open 2026

oleh -128 Dilihat
IMG 20260308 230501 scaled

KabarBaik.co, Birmingham – Wang Zhiyi (China) menulis sejarah baru di dunia bulu tangkis dengan merebut gelar YONEX All England Open 2026 women’s singles setelah mengalahkan sang ratu bertahan, An Se-young (Korea Selatan), dengan skor straight sets 21-15, 21-19 di final yang penuh ketegangan di Birmingham.

Kemenangan ini bukan sekadar trofi Super 1000 pertama bagi Wang di turnamen paling bergengsi dunia, tapi juga pemutusan rekor buruk melawan An Se-young yang selama ini mendominasi rivalitas mereka.

Sebelum pertandingan ini, An unggul telak dengan rekor head-to-head sekitar 18-4 (termasuk streak lebih dari 10 kemenangan beruntun), dan Wang sering kali hanya menjadi runner-up di final-final besar, termasuk All England tahun lalu.
Namun malam ini, Wang tampil di level berbeda.

Gim pertama (21-15): Wang langsung menggebrak dengan smash powerful dan tekanan agresif sejak poin awal. An, yang biasanya mengandalkan defense dan footwork luar biasa, terlihat kewalahan di rally pendek dan sering melakukan error di net. Wang unggul jauh sejak awal dan menutup gim dengan percaya diri tinggi.

Gim kedua (21-19): An mencoba bangkit dan sempat menyamakan kedudukan di tengah gim, tapi Wang tetap tenang dan memanfaatkan poin-poin krusial di akhir. An gagal mengejar momentum, dan Wang menutup pertandingan tanpa memberi kesempatan gim ketiga.

Wang Zhiyi, yang kini berusia 25 tahun dan menduduki ranking dunia No.2, berhasil mematahkan “fobia final” terhadap An Se-young yang selama ini menghantui pemain China. Kemenangan ini juga menjadi gelar All England pertama bagi China di tunggal putri era modern setelah dominasi panjang An sejak 2023.

An Se-young, juara bertahan dua kali (2023 & 2025) serta pemegang medali emas Olimpiade Paris 2024, harus puas finis sebagai runner-up. Meski tetap menunjukkan kelasnya, An kali ini tak mampu melakukan comeback legendaris yang sering menjadi ciri khasnya di final-final sebelumnya.

Hasil ini menandai pergeseran dinamika di tunggal putri: Wang Zhiyi bukan lagi sekadar penantang, melainkan juara sejati yang mampu menggoyang tahta An.

Dunia bulutangkis kini menanti apakah ini awal era baru atau hanya momen langka di tengah dominasi An yang masih sangat kuat. An Se-young tetap No.1 dunia, tapi malam ini, Wang-lah yang menjadi ratu All England. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.