Dua Korban Insiden Kebakaran SPPG Alami Luka Serius, Pemkab Bojonegoro Beri Catatan

oleh -128 Dilihat
Petugas Damkarmat dan Dinas Kesehatan Bojonegoro meninjau lokasi kebakaran. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co, Bojonegoro – Insiden kebakaran melanda dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno, Bojonegoro, pada Senin (2/2) dini hari, mengakibatkan dua orang pegawai dapur mengalami luka bakar serius. Mereka harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Dua korban bernama Ahmad Aditya Rizki Maulana (22), warga Desa Tulungagung, dan Dani Hidayat (25), warga Desa Kauman, Kecamatan Baureno. Keduanya merupakan pegawai bagian dapur SPPG.

Ahmad Aditya mengalami luka bakar di bagian wajah dan tangan, dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Karang Kembang Babat, Lamongan. Sementara, Dani Hidayat menderita luka bakar cukup serius di bagian wajah, bahu, dan kaki, dan kini menjalani operasi di RSUD Sosodoro Djatikusuma Bojonegoro.

Peristiwa kebakaran tersebut langsung mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, Ninik Susmiati, bersama petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) serta Forpimka Baureno, turun langsung meninjau lokasi dapur SPPG yang terbakar.

Ninik Susmiati mengungkapkan, berdasarkan hasil tinjauan di lokasi, kebakaran diduga disebabkan oleh kebocoran tabung LPG yang digunakan untuk memasak. Menurutnya, kejadian ini menjadi catatan penting bagi seluruh pengelola dapur SPPG agar lebih meningkatkan aspek keamanan selama proses produksi.

“Ini menjadi pelajaran bagi seluruh SPPG yang ada. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali,” ujar Ninik.

Ia juga memastikan bahwa kedua korban telah mendapatkan penanganan medis yang optimal. Salah satu korban, kata Ninik, mengalami luka bakar berat lebih dari 50 persen, bahkan mencapai sekitar 70 persen pada bagian wajah dan tangan, sehingga langsung mendapatkan prioritas penanganan.

Sementara itu, Kapolsek Baureno AKP M. Sholeh menjelaskan, peristiwa kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Api diduga berasal dari kebocoran tabung gas LPG berkapasitas besar yang kemudian menyambar api kompor di area memasak.

“Awalnya salah satu korban mendengar suara seperti gas bocor dari tempat penyimpanan LPG 20 kilogram. Saat dilakukan pengecekan bersama rekannya, kebocoran justru semakin besar dan gas merambat ke area kompor,” jelas Sholeh.

Pihak kepolisian memastikan sumber api berasal dari kebocoran gas LPG yang menyambar api kompor di area memasak. Saat ini, kejadian tersebut masih dalam penanganan lebih lanjut, sembari dilakukan evaluasi terhadap standar keamanan di dapur SPPG. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.