KabarBaik.co- Udara di sekitar Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, terasa lebih panas dari biasanya. Sabtu (3/1), derby Suramadu akan kembali tersaji. Mempertemukan Madura United dan Persebaya Surabaya dalam laga ke-16 BRI Super League 2025/2026. Laga ini diprediksi bukan sekadar perebutan tiga poin. Namun, bakal sarat gengsi, strategi, dan sejarah panjang persaingan antara dua tim yang mewakili identitas Jawa Timur dan Madura.
Persebaya datang dengan modal kemenangan meyakinkan 4-0 atas Persijap Jepara pekan lalu (28/12). Laga itu menunjukkan kekuatan penuh starting XI, yang dianggap bisa opsi blueprint ideal untuk Green Force saat ini. Dari penguasaan bola di lini tengah, variasi serangan dari sayap hingga penyerang tengah, hingga finishing klinis di kotak penalti,
Saat duel lawan Persijap, Persebaya menampilkan tim yang harmonis dan mematikan. Karena itu, Bajol Ijo bisa kembali memainkan Diego Mauricio sebagai striker utama, sosok yang bisa memecah pertahanan lawan dengan kecepatan, pergerakan cerdas, dan penyelesaian akhir yang klinis. Kehadirannya menjadi satu kunci dalam memaksimalkan peluang yang tercipta dari lini tengah kreatif Persebaya.
Di sisi lain, Madura United bukan lawan yang bisa diremehkan. Dengan kecepatan sayap yang tinggi, transisi cepat, dan pemain kunci seperti Lulinha dan Jordy Wehrmann, tuan rumah selalu bisa menimbulkan ancaman.
Mereka tahu bahwa untuk menghadapi Persebaya, setiap kesempatan harus dimaksimalkan, karena celah sekecil apapun bisa dieksploitasi oleh serangan balik lawan. Namun, ketergantungan pada beberapa pemain inti juga bisa menjadi bumerang jika lini tengah Persebaya berhasil memutus alur bola.
Sejarah derby ini berpihak sedikit pada Persebaya. Dari lima pertemuan terakhir, Green Force memenangkan tiga laga, imbang satu, dan kalah satu. Secara keseluruhan, Persebaya menang sebelas kali dari sekitar dua puluh pertemuan, menjadikannya tim yang lebih dominan secara statistik.
Berkaca pada statistik musim ini pun mendukung. Rata-rata gol per laga Persebaya lebih tinggi, kedalaman skuad lebih solid, dan opsi kreatif di lini tengah serta depan lebih bervariasi dibandingkan Madura United. Kehadiran Diego Mauricio di posisi striker diprediksi akan menjadi senjata tambahan untuk menembus pertahanan Madura United yang rapat.
Namun, derby selalu berbeda dari laga biasa. Suasana kandang, tekanan suporter, dan intensitas fisik bisa mengubah jalannya pertandingan. Mentalitas Persebaya akan diuji, sementara Madura United harus menjaga ritme, menutup ruang kreatif lawan, dan memanfaatkan setiap serangan balik cepat. Statistik menunjukkan bahwa tim yang bisa mencetak gol pertama di derby biasanya memegang kendali hingga peluit akhir, sehingga pertandingan diprediksi akan sangat taktikal.
Prediksi banyak analis menempatkan peluang kemenangan Persebaya sedikit lebih besar, dengan skor kemungkinan 1-2 atau 0-2. Namun, Madura United tetap memiliki potensi kejutan, terutama jika serangan sayap mereka menemukan ruang di pertahanan lawan. Efektivitas penyelesaian akhir menjadi faktor penentu, karena peluang akan lebih terbatas dan setiap kesalahan bisa berakibat fatal.
Yang pasti, derby Suramadu ini bukan sekadar pertarungan angka di papan klasemen, melainkan pertaruhan prestige dan momentum awal tahun. Persebaya yang mulai solid dan tajam, berpeluang mulai merangsek ke papan atas, sementara Madura United, dengan agresivitas siap memberikan kejutan. Di tengah tensi, strategi, dan skill para pemain, satu hal pasti, derby ini akan meninggalkan cerita panjang bagi penggemar kedua kubu.
Prediksi Starting XI Madura United vs Persebaya
Madura United (4‑3‑3/4‑2‑3‑1):
Pelatih: Angel Alfredo Vera
- Kiper: Miswar Saputra
- Bek Kanan: Ferian Rizki
- Bek Tengah: Ruxi – Pedro Monteiro
- Bek Kiri: Taufik Hidayat
- Gelandang Bertahan: Kerim Palić – Paulo Sitanggang
- Gelandang Kreatif: Jordy Wehrmann
- Sayap Kanan: Iran Júnior
- Striker Tengah: Balotelli / Aji Kusuma
- Sayap Kiri: Lulinha
Persebaya Surabaya (4‑3‑3 / 4‑2‑3‑1)
Pelatih: Bernardo Tavares
- Kiper: Ernando Ari Sutaryadi
- Bek Kanan: Arief Catur Pamungkas
- Bek Tengah: Risto Mitrevski – Kadek Raditya
- Bek Kiri: Koko Ari Araya
- Gelandang Bertahan: Milos Raickovic – Dejan Tumbas
- Gelandang Kreatif: Francisco Rivera
- Sayap Kanan: Malik Risaldi
- Striker Tengah: Diego Mauricio
- Sayap Kiri: Gali Freitas







